Samarinda, linimasa.co – Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf RI) , Komisi X DPR RI berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara mengadakan Bimbingan Teknis Pemasaran Pariwisata Pasar Asia Pasifik di Provinsi Kalimantan Timur untuk para pelaku ekonomi kreatif di rumah besar Kutai Kartanegara, Rabu (16/11/2022)
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong promosi pariwisata daerah melalui para konten kreator, agar potensi pariwisata dapat diketahui oleh masyarakat luas ysng tidak hanya didalam negeri tetapi juga luar negeri
Kordinator pemasaran ekonomi ASEAN Kemenparekraf Dadang Djatnika mengatakan kegiatan ini wujud kolaborasi dari Kemenparekraf, Dinas pariwisata Kukar serta Komisi X DPR RI
Adapun disebutkannya jumlah peserta bimtek berjumlah 60 orang dari pelaku ekonomi kreatif dan asosiasi terkait
Dadang berharap para peserta mendapat informasi terkait kiat-kiat pemasaran ASEAN secara efektif

“Pada bimtek kali ini kita akan mendapatkan pemaparan pariwisata dari narasumber kompeten yang akan memberikan wawasan kepada peserta terkait pemasaran pariwisata melalui konten kreator” ungkapnya
Dijelaskannya saat ini pembahasan internasional telah terbuka , kita harapkan kedepan kebijakan dapat menyesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini, agar kita dapat mengambil peluang dari kesempatan peluang ekonomi internasional
Kemudian Slamet Hadiraharjo Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara menuturkan sangat berharap komisi X dan Kemenparekraf terus membimbing dan mendampingi pembangunan pariwisata di Kaltim dan Kukar khususnya
Dalam paparannya Slamet menjelaskan saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata sudah membuat Program Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F) yang salah satunya menyelenggarakan 100 festival/event skala Kabupaten/Kecamatan
“Untuk peningkatan SDM daerah dalam memajukan pariwisata Kukar, Dinas Pariwisata Kukar memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi pemandu pariwisata untuk Pokdarwis dan duta wisata” tuturnya
Lebih lanjut dijelaskannya saat ini ada 51 Pokdarwis yang sudah di buat SK, hal ini meningkat dari tahun 2021 yang hanya 45 Pokdarwis
Hadir pula Wakil Ketua komisi X Hetifah Sjaifudian yang mengatakan Kaltim sudah memiliki modal besar, berbagai opsi objek wisata terlangka, tertua, terindah di dunia
Dijelaskannya lebih lanjut Semester 1 tahun 2022 ada sebanyak 400.000 Wisatawan nusantara yang masuk ke Kaltim dan menginap di hotel, ada 800 wisatawan mancanegara masuk Kaltim dan 100 orang menuju destinasi wisata
Hetifah memberikan catatan terkait kesiapan pariwisata di Kaltim diantaranya :
- Kesiapan infrastruktur terutama transportasi, listrik, air bersih
- Kesiapan amenitas pendukung seperti money changer, hotel dsb
- Kesiapan SDM lokal dalam kemampuan berbahasa Inggris, pengetahuan yang terbatas
- Konsistensi standarisasi CHSE, halal dsb
Ia memberikan perbandingan pariwisata yang maju di negara Thailand yang saat ini menjadi tujuan nomor 1 wisatawan mancanegara, pertama ditinjau dari aspek transportasi banyak jadwal pesawat dan transportasi ke setiap destinasi wisata mudah dicapai
Kedua, mengenai sanitasi tempat wisata dan fasilitas publik bersih minim sampah. Ketiga, ragam paket pariwisata dari kelas premium hingga kelas backpacker. Keempat, makanan murah dan bervariasi, selain sudah melakukan diplomacy makanan Thailand ke seluruh dunia, presentasi makanan Thailand lebih menarik dibandingkan Indonesia














































