Samarinda, linimasa.co – Strategi Pemerintah Kota Samarinda dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda terus dilakukan.
Dikonfirmasi pada Selasa (28/6/2022) Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengungkapkan semenjak memimpin Kota Samarinda, beberapa upaya guna mendorong peningkatan PAD juga dilakukannya.
Intensifikasi dan ekstensifikasi dalam peningkatan PAD, mengoptimalkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan melakukan optimalisasi aset yang bernilai strategis. Serta mengupayakan pendapatan dari beberapa sektor yang dianggap sah, dikatakannya telah dilakukan.
“Empat poin tersebut, menjadi upaya meningkatkan PAD Kota Samarinda,” sebutnya
Efesiensi biaya belanja yang tak berbasis pada kebutuhan rakyat juga turut dilaksanakan.
“Karena menurut saya akan percuma kita dorong peningkatan kalau kita tidak efesienkan biaya belanja, sebab sesuai peraturan PAD itu harusnya digunakan dengan berbasiskan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Dijelaskan Andi Harun, upaya peningkatan PAD juga telah terlihat dan dibuktikan pihaknya. Setidaknya peningkatan PAD Kota Samarinda mencapai angka Rp596 miliar pada tahun 2021 dari sebelumnya saat awal jabatannya yang tercapai sekitar Rp380 miliar.
“Dalam sepanjang sejarah Kota Samarinda, dimasa pandemi kita hampir mencapai angka Rp600 miliar,” ucapnya.
Namun demikian, Andi Harun mengaku belum merasa cukup dengan hasil yang ada saat ini.
Dia juga terus mendorong agar perangkat daerah mencapai target PAD saat ini.
“Kita akan terus tingkatkan target PAD dalam setiap tahunnya,” pungkasnya














































