Samarinda, linimasa.co – Wali Kota Samarinda Andi Harun, turut hadir ditengah-tengah ribuan umat kota Samarinda, dalam kegiatan pelaksanaan Istighotsah kubra dan pengajian umum yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Samarinda. di lapangan GOR Segiri, Samarinda, Kamis, (2/1/2023).
Kegiatan ini laksanakan dalam rangka memperingati hari lahir NU serta bertepatan dengan haul KH. Abdurahman Wahid (Gusdur) ke -13 dan haul KH. Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani (Guru sekumpul) ke -18.
Andi Harun (AH) menyampaikan dalam sambutannya, menyapa seluruh umat yang hadir dalam kegiatan ini serta bersyukur atas kehadiran seluruh masyarakat, Kiai, tokoh agama yang ikut serta dalam Istighotsah kubra.
“Kita semua bersyukur atas kehadiran Romo KH. Miftachul Akhyar bin Abdul ghani, Samarinda dapat barokah kedatangan beliau, Samarinda insyaallah dapat barokah atas pelaksanaan istighotsah ini,” kata AH
Tak lupa, AH juga mengajak seluruh masyarakat Samarinda melalui istighosah ini, untuk mendo’akan para ulama yang telah berjasa membangun Kota Samarinda.
“Kita juga do’akan para ulama yg membangun Samarinda yang bisa kita nikmati sampai hari ini, jasa dan tokoh ulama Samarinda, itu jelas sangat memberikan barokah atas perjalanan Samarinda,” ungkapnya.
Pada pelaksanaan istighotsah NU ini, juga bertepatan dengan hari jadi ke-355 Kota Samarinda, dan hari jadi Pemkot samarinda yang ke-63, sehingga AH berharap Kota Samarinda mendapatkan berkah.
“Insyaallah pada malam ini semoga kita mendapat barokahnya dan seluruh masyarakat dapat limpahan Rahmat atas semua do’a jasa para ulama kita,” harapnya.
Lanjut orang nomer satu Kota Samarinda itupun, berterimakasih atas segala keterlibatan seluruh masyarakat Samarinda serta NU dalam pelaksanaan istighotsah ini.
“Mudah-mudahan acara ini jadi momentum dalam kebangkitan abad kedua NU, kita trimakasih atas jasa besar NU selama baik dlm masa kemerdekaan hingga hari ini, serta menjaga persatuan dan kesatuan RI,” ucapnya.
Terakhir, AH juga berterimakasih atas kehadiran NU ditengah tengah umat beragama dengan dasar NU yaitu Wasthiyah.
“Terimakasih atas sumbangan konstribusi NU yang terus menerus tidak terputus, Negara serta umat kemanusiaan kita, mari terus jaga keragaman, kemajemukan dan kemaslahatan lintas umat beragama di Kota Samarinda,” pungkasnya














































