Samarinda, linimasa.co – Puslatbang KDOD-LAN menyelenggarakan Upacara Pelepasan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV Tahun 2022 di Auditorium lantai 3 dan 4, Jumat (11/11/2022)
Para peserta yang berasal dari pejabat struktural daerah dalam rangka peningkatan kompetensi, telah tuntas dalam mengikuti pelatihan kepemimpinan yang berlangsung selama 5 bulan
Muhammad Aswad selaku Kepala Puslatbang KDOD-LAN menuturkan tujuan pelatihan kepemimpinan ini untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kompetensi dalam memenuhi jabatan struktural sesuai jabatannya
Peserta pelatihan berjumlah 59 orang dari Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi dan Papua
Lebih lanjut ia mengatakan pelatihan kali ini menggunakan kurikulum terbaru dan model terbaru blanded learning selama 923 jam pelajaran
“Agenda dalam pelatihan terkait materi self mastery, materi untuk belajar memimpin diri sendiri, memimpin integritas, memimpin semangat, disiplin dan komitmen. Karena menurutnya banyak pemimpin yang berhasil sangat ditentukan dengan keberhasilan memimpin dirinya sendiri” jelasnya
Selain itu materi lainnya terkait kepemimpinan strategis, manajemen strategis, dan aktualisasi strategis

Lebih lanjut Aswad menjelaskan para peserta juga diberikan kesempatan untuk visitasi ke luar daerah yakni di pulau Jawa dengan tema visitasi nasional yakni strategi pemulihan ekonomi berbasis Pembangunan keberlanjutan dengan locus di provinsi DIY Jogjakarta dan Jawa Tengah
“Para peserta telah menghasilkan proyek perubahan, yang merupakan aktualisasi potensi peserta dalam perubahan di instansinya masing-masing” tuturnya
Setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan beberapa bulan seluruh peserta dinyatakan lulus, dimana 12 orang mendapatkan predikat sangat memuaskan dan 47 orang mendapatkan predikat memuaskan
Adapun Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV Tahun 2022 diikuti oleh sebanyak 60 orang peserta. Adapun peserta dari Pemprov Kaltim 4 orang, Samarinda 9 orang, Balikpapan 8 orang, Kukar 7 orang, Kubar 3 orang, PPU 2 orang, Paser 3 orang, Berau 4 orang, Tarakan 1 orang, Malinau 2 orang, Tana Tidung 2 orang, Bulungan 4 orang, Manado 4 orang, Mamuju Tengah 2 orang, kabupaten Kepulauan Selayar 2 orang, Kabupaten Sorong 3 orang
Kemudian Agus Sudrajat selaku Deputi LAN RI mengatakan situasi saat ini kita masuk dalam era penuh tantangan dan era digital. Tuntutan masyarakat dalam pelayanan semakin tinggi. Maka kita perlu memberikan pelayanan terbaik berupa pelayanan digital

“Kita memerlukan ASN yang menjadi problem solver dalam memecah kehidupan birokrasi yang stagnan. ASN harus aktif dan berperan dalam agen perubahan” ungkapnya
Kurikulum yang menjadi dasar pembelajaran diharapkan dapat mendukung program prioritas kepemimpinan presiden dalam reformasi birokrasi di Indonesia
Agus berharap dalam pelatihan kepemimpinan ini dapat mewujudkan world class birokrasi. Birokrasi yang agile dan dapat berinovasi pada instansinya masing-masing
Hadir pula Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi sekaligus menutup kegiatan, ia mengingatkan pada peserta yang hadir tidak perlu khawatir dengan isu resesi global. Karena menurutnya resesi hanya akan berdampak pada negara – negara Eropa
Lebih lanjut ia menjelaskan rasa optimisme yang tinggi bahwa Indonesia dapat menghadapi resesi global karena kuatnya kerjasama perdagangan antar daerah di Indonesia
“Di Kaltim kita sudah melakukan business matching dengan beberapa daerah diantara Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam penguatan perdagangan” ungkapnya
Kemudian ia Mengucapkan terima kepada Puslatbang KDOD-LAN yang telah menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan, menurutnya pelatihan ini akan menambah kompetensi para ASN dalam bekerja melayani masyarakat

Terakhir sebelum menutup acara pelatihan Hadi berpesan kepada para peserta pelatihan agar memperhatikan makan yang sehat, olahraga yang cukup, hati yang senang dan gembira. Agar para peserta dapat bekerja secara maksimal di instansinya masing-masing setelah pelatihan kepemimpinan ini selesai
Presiden Angkatan ke-XIV Irfan Taufik menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat penyelenggara yang telah membimbing dan mendampingi para peserta, serta kepada panitia yang telah memberikan pelayanan yang baik selama peserta mengikuti pelatihan
“Kami bekerja keras sebagai peserta, karena banyak tugas yang diberikan setiap kali pembelajaran. Belum lagi tugas-tugas dari atasan yang berjalan bersamaan. Namun kami semua bahagia , semua senang , apalagi kami peserta dinyatakan lulus seluruhnya” tuturnya














































