Tenggarong– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar telah mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2023, Sabtu (29/10/2022).
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin menuturkan, APBD tahun 2023 ini sebesar Rp7,2 Triliun, nilai tersebut meningkat signifkan dibanding APBD tahun 2022 lalu, hanya Rp6,5 triliun. Peningkatan ini dipengaruhi oleh kenaikan Dana Bagi Hasil (DBH) Kukar.
“Ada perubahan dari Peraturan Presiden (Perpres) 104 menjadi Perpres 98 tentang kenaikan DBH Kukar, kenaikannya mempengaruhi APBD kita juga,” ujar orang nomor dua Kota Raja tersebut.
Kendati demikian, kenaikan ini tidak keluar dari mandatoring spanding yang sudah pihaknya siapkan sesuai Undang-Undang (UU) yang berlaku.
Selain itu, pengesahan APBD Kukar lebih cepat dibanding kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur (Kaltim). Pasalnya sudah dibahas sejak Juli hingga Agustus.
Kemudian kata dia, dilanjutkan dengan Rencana Kerja Daerah (RKPD) dan Nota Kesepahaman Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) akhir Agustus lalu.
Rendi menargetkan, kegiatan-kegiatan bernilai besar sudah bisa dikerjakan Januari 2023 mendatang. Seperti membangun dan menata ulang Pasar Tangga Arung yang akan direvitalisasi menjadi pasar semi modern, pembangunan jalan poros Kahala, serta pembangunan Rumah Sakit Muara Badak.
“Pengerjaannya semua harus on time, karena ini kegiatan besar. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus betul-betul mengkaji proyek-proyek di tahun depan,” tegasnya.
Sementara ketua DPRD Kukar, Abdul Rasyid berharap dengan percepatan pengesahan APBD ini kegiatan-kegiatan yang sudah tersusun dikerjakan secara maksimal dan dilaksanakan awal tahun.
“Percepatan ini bentuk kolaborasi serta sinergitas antara lembaga eksekutif dan legislatif, saya berharap dikerjakan maksimal,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasyid didampingi Wakil Ketua DPRD Kukar I Alif Turiadi, Wakil Ketua II Didik Agung Eko Wahono. Turut hadir Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.
Pewarta Mira














































