Samarinda, linimasa.co – Menjelang bulan ramadhan yang berapa hari ini akan datang, Pemkot Samarinda menggelar rapat persiapan pasar ramadhan Selasa (22/3/2022) di ruang prioritas anjungan karang mumus. Pasar ramadhan direncanakan akan tetap dilaksanakan di halaman parkir Gor Segiri
Dikonfirmasi awak media, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan, seremonial pembukaan pasar Ramadan akan digelar pada 4 April mendatang.
“Subtansinya tetap sama, tapi ada beberapa hal yang sedikit berbeda dan saya tekankan pasar Ramadan bukan hanya memindahkan pasar lapak ke dalam gor segiri,” ucapnya
Wali Kota menegaskan, penyelenggaraan pasar Ramadan pada tahun ini akan sedikit berbeda. Seluruh penyewa lapak dagang diwajibkan menggunakan busana bernuansa islami.
“Jadi standnya harus mengikuti nuansa Ramadan. Penjualnya juga yang laki-laki berpakaian muslim, kemudian yang perempuannya juga menggunakan pakaian muslim,” ujarnya.
Andi menginginkan pasar Ramadan kali ini tidak hanya sebagai wadah berdagang makanan, tapi juga sebagai wadah menyebarluaskan syiar Islam.
“Kali ini kita betul-betul buat pasar Ramadan, bukan hanya menampung orang jualan. Siar Ramadannya juga hidup,” tuturnya.
Diwawancarai terpisah Muslimin Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda menjelaskan mempersiapkan konsep baru yang berbeda dari pasar Ramadan di tahun sebelumnya. Yakni mengangkat konsep wisata Ramadan.
Wisata Ramadan yang dimaksud tidak hanya terfokus pada jajanan semata. Tapi juga menyediakan kegiatan islami seperti lomba adzan, lomba dai’ cilik, peragaan busana muslim dan beberapa kegiatan lainnya.
“Selain itu kita juga akan menyelenggarakan kegiatan berbagi untuk anak yatim piatu,” ungkapnya
Tidak hanya menyajikan berbagai lomba islami, Disporapar Samarinda juga menggandeng tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Samarinda untuk mengangkat hasil karya para pelaku ekonomi kreatif di Kota Samarinda.
“Dimana mereka punya anggota yang kami harapkan mereka bisa menjual hasil-hasil rumah tangga yang bisa dijual di pasar Ramadan,” ucapnya.
Muslimin menambahkan, mengenai kebersihan dan ketertiban parkir, pihaknya akan berkoordinasi dengan DLH Samarinda, Dishub Samarinda dan Satpol PP Samarinda.
“Pak Wali Kota (Andi Harun) tadi berpesan tidak boleh ada satu pun sampah yang dibuang dilokasi pasar Ramadan,” tegasnya.














































