SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan memastikan stabilitas harga, kelancaran distribusi energi, serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap aman dan terkendali.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Lantai III Balaikota Samarinda, Senin (25/5/2026).
Selain mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi secara virtual bersama pemerintah daerah se-Indonesia, rapat juga membahas hasil inspeksi mendadak yang sebelumnya dilakukan di Pasar Segiri, Rumah Potong Hewan (RPH), hingga SPBE Tanah Merah.
Dalam pembahasan tersebut, pemerintah menyoroti temuan dugaan ketidaksesuaian alat timbang di SPBE Tanah Merah yang berpotensi memengaruhi bobot LPG 3 kilogram. Menindaklanjuti hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga disebut telah berkoordinasi dengan pihak metrologi untuk melakukan pengujian ulang dan tera ulang alat ukur guna memastikan distribusi LPG berjalan sesuai ketentuan.
Pemkot Samarinda juga memastikan ketersediaan stok energi menjelang Iduladha dalam kondisi aman. Pasokan LPG 3 kilogram disebut mengalami penambahan hingga 80 persen dari stok normal untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat. Selain itu, stok BBM seperti Bio Solar, Pertamax, dan Pertalite juga dipastikan mencukupi.
Wakil Wali Kota Samarinda menegaskan pengawasan terhadap kebutuhan pokok dan distribusi energi harus terus diperkuat agar tidak terjadi lonjakan harga maupun gangguan pasokan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Selain sektor energi, pengawasan juga dilakukan terhadap bahan pangan dan kebutuhan hewan kurban. Berdasarkan hasil koordinasi lintas sektor, kebutuhan sapi kurban di Samarinda dipastikan mencukupi dengan kondisi stok yang dinilai surplus dibanding kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, sejumlah harga bahan pokok di pasar masih terpantau relatif stabil, meskipun beberapa komoditas seperti cabai rawit dan daging sapi tetap menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi daerah.
Sebagai langkah antisipasi menjaga keterjangkauan harga, Pemkot Samarinda juga menyiapkan pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) yang dijadwalkan berlangsung di Pasar Merdeka, Kecamatan Sungai Pinang, dengan melibatkan perangkat daerah dan stakeholder terkait.
Melalui penguatan pengawasan dan koordinasi lintas sektor tersebut, Pemkot Samarinda berharap masyarakat dapat menyambut Hari Raya Iduladha dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan maupun kenaikan harga kebutuhan pokok. (adv)














































