Samarinda — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan arah pengembangan ekonomi kreatif berbasis kebudayaan lokal sebagai identitas utama dalam event daerah. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, saat berdialog dengan pengurus Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kukar di Samarinda, Selasa, (18/11/2025).
Dalam forum tersebut, Rendi menyampaikan bahwa pemerintah akan meningkatkan dukungan terhadap para pelaku ekonomi kreatif di kecamatan, termasuk melalui penghargaan khusus pada akhir tahun. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pembiayaan, melainkan juga pada aspek promosi budaya. “Karena kita tidak hanya berbicara soal Anggaran APBD Kukar saja, tetapi bagaimana promosi dan pengangkatan budaya lokal ini bisa terangkat yang nantinya pemerintah akan memberikan apresiasi,” ujarnya.
Rendi juga mengingatkan bahwa Kukar memiliki keragaman budaya yang berbeda-beda di setiap kawasan. Menurutnya, potensi tersebut seharusnya menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan event. Ia menjelaskan bahwas Kukar punya kultur dan kekhasannya masing – masing bukan hanya satu kultur saja, tetapi ketika berbicara di daerah pesisir, hulu, tengah bahkan hilirnya itu beda kulturnya.
Beberapa contoh kekhasan lokal yang disebutnya antara lain Tempe Loa Kulu yang populer di Kecamatan Loa Kulu, serta Kampung Handil yang menjadi ikon di Muara Jawa. Rendi menyampaikan bahwa karakter budaya itu perlu dimunculkan kembali di tingkat kabupaten. “Kultur itu lah yang nantinya akan dicoba diangkat, dan pemerintah akan memberikan dukungan,” katanya.
Selain mengangkat identitas kecamatan, Pemkab Kukar juga mempersiapkan formula baru untuk konsep acara daerah. Rendi menegaskan bahwa menghadirkan artis ibu kota bukanlah prioritas. Menurutnya, fokus utama adalah mempromosikan kesenian tradisional Kutai, terutama tingkilan. “Jadi ini yang akan menjadi kecirikhasan event di Kukar ke depan, dan menghadirkan artis ibu kota itu bukan faktor utama tetapi sebagai daya dukung, dan konsepnya nanti adalah tingkilan supaya artis ini bisa memperkenalkan tingkilan ke nasional,” ungkapnya.
Ia bahkan berharap agar musisi yang diundang ke Kukar dapat menyanyikan lagu-lagu tingkilan selama tampil. “Akan di-rekord dan bisa menjadi promosi dan aset Kukar ke depan,” tegasnya.














































