PPU, linimasa.co – Senin 08/02/21 hujan lebat tak menyurutkan langkah beberapa orang pemuda untuk berada di pasar petung dalam rangka pendampingan Inspeksi Mendadak (sidak) komisi II DPRD Penajam Paser Utara.
Sidak dilakukan lantaran adanya aduan masyarakat bahwa terjadi dugaan pencemaran lingkungan oleh kegiatan perusahaan swasta dalam hal ini pengelolaan Pasar Petung. Kegiatan pencemaran terjadi dikarenakan sanitasi yang tidak berfungsi dan tempat pembuangan sampah yang berada di sudut pasar dekat dengan pemukiman masyarakat.
Pendamping Advokasi Masyarakat, Amrullah mengatakan penempatan tampungan sampah tidak layak dan tidak seharusnya di lokasi tersebut dan juga terjadi penyumbatan drainase sehingga sanitasi secara umum tidak berjalan dengan lancar.
“Masyarakat yang berada di sekitar pasar sangat merasakan dampak negatif akibat pencemaran tersebut, bau yang tidak sedap dan jalanan yang selalu basah” jelasnya
Masyarakat sudah terbebani dengan dampak kasus covid, lanjut Amrullah, jangan sampai masyarakat tambah dibebani dengan lingkungan yang tidak sehat
“Sehingga siapa pun yang berada di sekitar area ini mudah terserang penyakit dan jika dikait-kaitkan dengan corona bisa menjadi isu yang lebih besar” lanjut Wakil Ketua bidang lingkungan hidup Pemuda Muhammadiyah
Saat ini pemuda Muhammadiyah berupaya mengadvokasi dan mengedukasi masyarakat agar sumber penyebab bencana bisa diminimalisir
” Jadi kan pencegahan lebih baik dari pada menyelesaian bencana.” tutupnya (*/rilis)












































