Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana menghidupkan kembali Pasar Tangga Arung Tenggarong, Jalan Maduningrat, Kelurahan Melayu, Kalimantan Timur (Kaltim) yang sudah terbengkalai sejak 2027 silam.
Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin membeberkan, pihaknya mencanangkan perencanaan melakukan revitalisasi pada pasar tradisional tersebut.
Kata dia, progres pembangunan Pasar Tangga Arung sudah memasuki tahap persiapan studi dan perencanaan. Peletakan batu pertama bakal dilakukan akhir tahun 2022 atau awal 2023 mendatang.
“Sebenarnya rencana ini sudah lama dipersiapkan, secepatnya akan kita realisasikan,” ujarnya belum lama ini.
Rendi bilang pasar itu nantinya bakal didesain menjadi pasar semi modern. Di bangun empat lantai dengan 1.000 petak kios di atas lahan milik pemerintah seluas 3,5 hektar. Sementara lokasi parkir kendaraan pedagang serta pembeli bakal diletakkan di atas gedung dan basemen.
Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun pasar yang terletak di Kecamatan Tenggarong ini sebesar Rp236 Miliar. Alokasi tahap pertama dianggarkan pada Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Perubahan 2022.
“Pemerintah sudah menyiapkan anggaran ratusan miliar termasuk anggaran relokasi pedagang. Kami berharap pusat perdagangan Tenggarong bisa mendongkrak pengembangan ekonomi di Kukar,” ungkapnya.
Rencana revitalisasi Pasar Tangga Arung pun sudah masuk dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2024.
“Untuk kajian dan perencanaannya akan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar,” sebutnya.
Ia berharap pembangunan pasar tersebut bisa rampung dalam kurun waktu satu tahun dan tidak mengalami kendala atau mangkrak selama proses pembangunan.
Pewarta Mira














































