Tenggarong –Kutai Kartanegara ternyata memiliki tempat wisata bahari yang menawan. Daerah dengan julukan benua etam ini memiliki bentang alam berupa pantai yang cantik dan eksotis. Salah satunya adalah belasan pantai di Pulau Pengempang.
Berbeda dengan pantai atau pulau di tempat lain, Pulau pengempang menyajikan pemandangan laut yang menarik. Pulau yang berada di Kecamtana Muara Badak, Kutai Kartanegara ini masih sangat hijau alami yang berisi hutan mangrove, rawa air tawar dan pepohonan pinus.
Pulau ini memiliki pantai di sisi yang menghadap Laut Sulawesi, dan hutan mangrove di sisi yang menghadap Pulau Kalimantan. Dua kelebihan ini tentu menjadi keistimewaan tersendiri bagi pulau yang tak jauh dari kawasan Delta Mahakam, hulu Sungai Mahakam.
Pulau ini bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 1 jam dari pusat kota Samarinda atau 1,5 jam dari Tenggarong Ibu Kota Kabupaten Kutai Kartanegara. Kemudian dilanjutkan naik kapal untuk menyeberang kira-kira 15-20 menit.
Kondisi sungai di sana masih terlihat alami. Pengunjung disuguhkan pemandangan muara sungai yang eksotis dengan hutan bakau di kiri-kanan yang dilewati. Setiap akhir pekan masyarakat Kalimantan Timur ramai memenuhi lokasi ini.
Sesampai di bibir pantai, pohon-pohon pinus berbaris rapi dan sejuk menambah indahnya deburan ombak dan putihnya pantai Pangempang. Cocok sekali untuk menghabiskan hari libur atau berkemah beberapa hari di sini.
Sejak tahun 2017 mulai bermunculan masyarakat atau kelompok masyarakat yang mengelola pantai di Pulau Pangempang. Puncaknya pada tahun 2019, pembentukan taman rekreasi dengan panroma pantai makin banyak.
Pulau ini sempat memiliki belasan pantai sebelum akhirnya berguguran akibat pandemi. Namun ada beberapa pengelola pantai yang memanfaatkan masa PPKM dengan memperbaiki dan mempercantik kondisi pantainya. Kini, pantai-pantai di Pulau Pangempang terus berbenah, saling berlomba memberikan nuansa berbeda.
Berikut Rekomendasi 3 Pantai di Pulau Pengempang
Pantai Panrita Lopi
Pantai Panrita Lopi adalah Pantai yang memilki fasilitas paling lengkap. Jika kamu penggemar alam yang suka berkemah pantai ini sangat cocok karena berkonsep camping ground.
Setiap sabtu-minggu pantai ini ramai dikunjungi wisatawan, baik keluarga atau komunitas. Pantai ini juga aktif menggelara aneka festival setiap tahunnya.
Fasilitas toilet juga sangat banyak sehingga seluruh pengunjung dapat terlayani dengan baik. Ada pula fasilitas gazebo yang cukup besar.
Seluruh fasilitas itu gratis hanya dengan membayar biaya masuk sebesar Rp20 ribu per orang. Namun pengunjung harus tetap membayar biaya penyeberangan sebesar Rp15 ribu per orang.
Pantai Pasir Putih
Pantai ini lebih alami karena baru dikembangkan tahun 2019. Pantai ini dikembangkan seorang nelayan setempat.
Karena terbilang baru, pantai ini relatif lebih alami. Suasana tenang dengan angin sepoi-sepoi di menjadi daya tarik kuat.
Beberapa fasilitas yang tersedia diantaranya gazebo, tempat duduk, toilet, hingga kamar mandi. Hanya dengan membayar Rp15 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati semua fasilitas itu.

Pantai Blue Beach
Jika Pantai Panrita Lopi dan Pantai Pasir Putih cocok untuk berkemah, Pantai Blue Beach menyediakan villa untuk menginap bagi wisatawan. Jadi pengunjung yang ingin menginap tidak perlu membawa tenda.
Ada sekitar empat vila yang disediakan dengan kapasitas 5 orang. Ada juga dua home stay dengan kapasitas yang lebih besar.
Selain rindang dengan pepohonan cemara, Blue Beach juga tampak lebih hijau karena ditumbuhi rerumputan.














































