Bontang, linimasa.co – Resmi menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Bontang terhitung masa pelantikan, Senin (26/4/2021) kemarin, Basri – Najirah hadiri rapat paripurna pertamanya dalam rangka penyampaian pidato Wali Kota Bontang masa jabatan 2021-2024.
Sejauh pantauan awak media, rapat yang digelar di lantai 3 gedung Sekretariat DPRD Bontang ini berjalan hikmad. Yang mana dihadiri oleh tiap anggota DPRD Bontang, Kapolres, Dandim, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat hingga Lurah se Kota Bontang.
Dalam rapat paripurna tersebut, anggota komisi lll DPRD Bontang Faisal sampaikan kekecewaan lantaran tak semua anggota DPRD diundang menyaksikan pelantikan tersebut. Meski secara virtual.
“Bagaimana mau besinergi, kalau secara virtual saja kami tidak diundang. Itupun kemarin hanya Wakil Ketua saja yang diundang,” ungkapnya diakhir rapat paripurna, Selasa (27/4/2021).
Hal serupa diungkapkan anggota komisi lll DPRD Bontang Nursalam. Dengan rasa kecewa ia menegaskan, sebagai unsur penyelenggara di Pemerintahan Daerah serta mitra kerja dibidang eksekutif seharusnya pihak terkait memberi pemahaman dan alasan apabila tidak diundang.
“Kalau alasan pandemi saya kira itu bukanlah sebuah alasan. Kalau tidak bisa virtual bersama kan dirumah masing-masing, semua anggota dewan memiliki hak yang sama dalam menyaksikan pelantikan Wali Kota,” Tegasnya.
Menurutnya, anggota DPRD merupakan lembaga kolektif panitia. Yang mana seorang pimpinan yang hadir tidak bisa menggantikan 22 anggota lainnya.
“Tidak bisa diwakilkan. Beda halnya dengan Dinas, yang mana bisa diwakili oleh Kepala Dinasnya,” seru Salam.
Untuk itu, ia berharapkedepannya hal serupa tidak terulang kembali. Sehingga komunikasi dan sinergi dalam membangun Kota Bontang dapat terjalin dengan baik.
“Ini menjadi catatan untuk kita. Saya tidak tau persoalannya dimana sehingga kemarin kami tidak diundang,” ungkapnya.














































