Samarinda, linimasa.co – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) di Balai Kota Samarinda, Rabu (20/4/2022).
kegiatan sosialisasi dengan menghadirkan seluruh lurah se-Kota Samarinda.
Sosialisasi ini dilakukan agar kedepannya pasangan yang akan menikah memanfaatkan aplikasi Elsimil, karena masih banyaknya masyarakat Kota Samarinda terutama pasangan muda yang ingin menikah belum mengetahui adanya aplikasi elsimil
Elsimil sendiri merupakan alat pemantau kesehatan dan edukasi seputar kesiapan nikah dan program hamil.
Aplikasi ini sekaligus merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam upaya mencapai target penurunan stunting sebesar 14 persen pada 2024 mendatang.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani mengatakan aplikasi tersebut berfungsi untuk menskrining seluruh calon pengantin, baik laki-laki maupun perempuan.
“fungsi aplikasi ini untuk menskrining calon pengantin untuk bisa mendeteksi apakah calon pengantin sehat secara fisik dan mental sebelum melaksanakan pernikahan” ungkapnya
Ayu menerangkan jika dari skrining yang dilakukan ternyata kondisi kesehatan calon pengantin mengalami gangguan, maka calon pengantin akan dilakukan pendampingan khusus oleh petugas kesehatan yang ada.
“Misalnya calon pengantin laki-laki ternyata kurang darah, itu nanti akan dilakukan pendampingan seperti diberikan suplemen penambah darah. Sampai nanti kondisinya betul-betul sehat. Makanya skrining sangat dianjurkan tiga bulan sebelum dilakukan pernikahan,” terangnya.
Selain itu aplikasi ini juga diharapkan untuk menekan angka stunting di kota Samarinda, dengan aplikasi elsimil Pemkot Samarinda dapat menskrinig calon pengantin, agar saat menjalani bahtera rumah tangga terlahir keturunan-keturunan yang sehat
“Jadi stunting yang sedang kita tangani sekarang ini diharapkan kedepannya jangan sampai ada lagi, makanya dari sekarang kita persiapkan sebelum dia (calon pengantin, red) melaksanakan pernikahan, kita lakukan skrining, kita cek kesehatannya,” terangnya.
Ayu menghimbau agar seluruh elemen masyarakat, khususnya remaja yang hendak melaksanakan pernikahan agar segera mendownload aplikasi tersebut melalui play store untuk selanjutnya melakukan pengecekan kondisi kesehatan.














































