Samarinda, linimasa.co – Batik merupakan ciri khas masyarakat Indonesia, bahkan disetiap hari jumat, batik menjadi pakaian wajib digunakan di berbagai instansi di Indonesia. Lain lagi di negera Malaysia, parlemen negeri jiran ini menyepakati hari Kamis merupakan hari batik.
Dilansir dari Malaysiakini, kesepakatan penggunakaan pakaian batik pada hari Kamis setelah melalui pemungutan suara di parlemen yang diajukan oleh Departemen perdana menteri Wan Junaidi Tuanku Jafaar.
“Rekomendasi ketiga, telah disetujui untuk mengizinkan anggota parlemen di Dewan Rakyat untuk mengenakan kemeja batik Malaysia lengan panjang ketika menghadiri sidang Dewan Rakyat setiap hari Kamis. Hal ini merupakan saran dari Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya (Nancy Shukri) kepada ketua Dewan Rakyat untuk mempromosikan warisan negara,” kata Wan Junaidi saat mengajukan mosi di Dewan Rakyat.

Mereka mulai menerapkannya pada Kamis, 28 Oktober 2021. Mayoritas anggota parlemen terlihat mengenakan busana batik yang berwarna-warni saat menghadiri rapat di Dewan Rakyat pada hari yang disebut mereka bersejarah itu. Biasanya, mereka hanya mengenakan setelan hitam selama bekerja di gedung rakyat itu.
Kendati demikian, Wab Junaidi menyatakan penggunaan batik setiap Kamis bukanlah keharusan. Namun, mayoritas anggota parlemen tidak keberatan, bahkan mereka menggelar sesi foto untuk menegaskan dukungan pada batik Malaysia, seperti ditunjukkan oleh Nurul Izzah Anwar, putri Anwar Ibrahim yang juga anggota parlemen Malaysia.
Dikutip dari liputan6.com, Nancy menyatakan langkah tersebut merupakan berita baik untuk industri batik lokal. Hal itu juga bagian dari upaya kementerian untuk menjunjung tinggi batik sebagai warisan nasional.
“Kami berharap 1.902 pedagang tekstil di bawah Kraftangan Malaysia bisa mendapat keuntungan dari inisiatif ini,” ucapnya.
Ia menambahkan pemerintah saat ini menggelar program diskon 30 ringgit Malaysia untuk setiap pembelian produk kerajinan seharga 100 ringgit Malaysia. Rencananya program itu akan diperpanjang hingga akhir tahun ini.
Redaksi














































