Kutai Timur, linimasa.co – Sosialisasi penyadartahuan pencegahan kebakaran hutan dan lahan oleh KPHP Manubar yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Sangkulirang berjalan lancar dan penuh antusiasme peserta. Dihadiri oleh seluruh unsur Muspida kecamatan, Kapolsek, Koramil, camat, kepala desa, manggala agni dan regu MPA Sangkulirang. Rabu, (29/09/21).
KPHP Manubar, Risa Fazriani, mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Rahim, serta Daops Manggala Agni Sangkima Moch Abdul Mukid dan Wibi Ilyun.
“Kami menghadirkan narasumber yang menekuni bidang terkait, memiliki pengalaman di bidangnya,” tuturnya.
Camat Sangkulirang Rahmat dalam sambutannya mengatakan jika ada lahan yang terbakar maka pasti ada salah satu makhluk di muka bumi ini yang berdampak, terutama manusia pasti juga merasakan, karena itu jangan sampai kebakaran hutan terjadi dan dibiarkan.
“Kebakaran hutan bukan hanya manusia yang terkena dampak asapnya atau bahkan apinya tetapi ada makhluk lain yang ada di dalamnya terkena dampak,” ungkapnya.
Inti dari upaya penyelesaian karhutla berada pada early detection (deteksi dini) dan early suppression (Pencegahan dini).
“Integrasi semua elemen terkait dengan kawasan hutan dan lahan sangat penting untuk dilakukan serta melaksanakan Patroli Terpadu dilakukan secara rutin,” ujar Rahim
Sementara Daops Manggala Agni mengatakan kebakaran hutan yang terjadi perlu kerja sama semua unsur.
“Perlu kerja sama semua pihak bukan hanya dari pihak pemerintah tetapi juga masyarakat dan stakeholder,” ujar Abdul Mukid
Di akhir kegiatan diadakan Rakor pimpinan kecamatan dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) Sangkulirang.
Pewarta Neni














































