Samarinda, linimasa.co – Di masa pandemi yang tak kunjung usai, rupanya tidak menyurutkan semangat ibu-ibu jemaat Gereja KHBP Merak Samarinda Ressort Merak Samarinda Kota untuk tetap berkreasi dan meluangkan waktu mengikuti pelatihan keterampilan dengan memanfaatkan kain sisa atau perca untuk dijadikan barang bermanfaat, di Aula Gereja HKBP Merak Jl. Hasan Basri No. 71 Samarinda. Sabtu (5/6/21)
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Ketahanan Keluarga Forum Puspa Bungah Gerecek Samarinda, Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Samarinda bekerja sama dengan Perempuan Gereja HKBP Merak, mengangkat tema “Merubah Perca jadi Pajangan” diikuti 13 orang peserta.
Menurut Ketua Bidang Ketahanan Keluarga Forum Puspa Bungah Gerecek, Windie Karina, pelatihan ini difokuskan untuk pembinaan perempuan-perempuan atau ibu rumah tangga yang memiliki keinginan untuk menambah pengetahuannya dalam membuat kerajinan dari bahan sisa kain atau perca.
“Ini nantinya diharapkan ke depan agar mereka mampu menciptakan suatu kreasi yang memberi manfaat ekonomis, sehingga dapat membantu perekonomian mereka,” ujarnya
Untuk instruktur, lanjut Windie, pihaknya menghadirkan mentor dari Forum Puspa yang telah memiliki pengalaman dalam pembuatan pernak pernik dan kreasi dari bahan sisa.
“Peserta yang hadir itu 13 orang yang kesemuanya adalah anggota jemaat gereja HKBP, yang memang kita batasi karena pandemi. Untuk instruktur kebetulan kami punya tenaga ahlinya yang telah berpengalaman, bu Wawa.” jelasnya
Bahan perca tersebut dapat menghasilkan berbagai macam barang bermanfaat, semisal tas pesta kecil, tas HP, ikat rambut, bross dan lainnya. Windie menambahkan hampir semua peserta adalah orang yang terdampak covid-19. Untuk bahan praktek disediakan oleh Forum Puspa sementara tempat dan konsumsi disediakan oleh Gereja HKBP Merak.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini dapat memberi dampak positif bagi peserta, apalagi ternyata mampu menghasilkan pendapatan dari keterampilan ini.” tambahnya
Hal senada disampaikan Ketua Seksi Perempuan Gereja HKBP Merak Samarinda, Julinda R. Manullang, adanya pandemi covid-19 banyak memberikan dampak negatif terhadap masyarakat, khususnya Jemaat Gereja HKBP Merak.

“Antusiasme peserta mengikuti pelatihan ini sangat luar biasa, dan kami sangat bersyukur dapat bekerja sama dengan Forum Puspa Bungah Gerecek Samarinda,” katanya
Julinda mengatakan banyak peserta lain yang ingin bergabung pada pelatihan tersebut namun karena untuk menghindari kerumunan dan mematuhi aturan pemerintah, maka pihaknya membatasi jumlah peserta, dan akan dibagi menjadi beberapa sesi pelatihan.
“Nanti kami akan adakan pelatihan yang serupa dan juga pelatihan yang sesuai dengan minat dari para peserta, ada yang minta pelatihan menanam dan lainnya, tergantung dari Forum Puspa nantinya,” tambahnya.
Dirinya sangat berharap kegiatan tersebut dapat berkesinambungan, sehingga mampu menciptakan peluang usaha bagi para perempuan.
“Ini yang pertama, dan nantinya akan berlanjut dengan berbagai macam bentuk pelatihan keterampilan, khususnya untuk kaum perempuan.” harapnya (*)
Pewarta Iqbal | Editor Chai














































