Bontang – Pemerintahan kota Bontang yang baru dengan wali kota Basri Rase dan wakilnya Najirah, memiliki segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mulai dari Infrastruktur hingga penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat Bontang yang notabene masih banyak yang belum memiliki pekerjaan tetap.
Menurut Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam, kebutuhan lapangan kerja tergolong tinggi di kota Taman ini. Pasalnya masih banyak warga Bontang yang masih belum memiliki pekerjaan tetap. Sehingga pemerintah dituntut untuk membuka peluang lapangan pekerjaan, dan menurutnya hal tersebut tidak semudah membalik telapak tangan.
“Masyarakat Bontang masih butuh lapangan kerja, baik muda maupun yang sudah tua, masih banyak warga yang belum memiliki pekerjaan,” ujarnya kepada awak media
Dirinya menyebut ketersediaan lapangan kerja tidak seimbang dengan jumlah pencari kerja sehingga pemerintah dituntut bisa melakukan terobosan baru. Diantaranya membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“UMKM merupakan sektor yang paling bisa dijadikan solusi untuk mengatasi persoalan kebutuhan lapangan kerja,” tuturnya
Selain UMKM, hal lain yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah baru, adalah ketersediaan air bersih. Menurut politisi Golkar ini, air bersih juga menjadi masalah terbesar kedua setelah tenaga kerja. Kebutuhan air bersih di daerah pesisir sangatlah tinggi sehingga pemerintah harus bisa mencarikan solusi.
“Banyak tugas yang harus diselesaikan oleh pemimpin baru ini. Namun saya yakin Basri – Najirah mampu mengatasi hal itu, satu persatu menuju pembangunan Kota Bontang yang lebih baik lagi,” kata Andi Faisal














































