Samarinda, linimasa.co – Muktamar XXII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) akhirnya selesai setelah berlangsung selama empat hari sejak tanggal 25-28 Maret 2021. Musyawarah ini berhasil dengan sukses dengan menatapkan keputusan Multazam Ahmad Tawalla sebagai nahkoda Pimpinan Pusat IPM periode 2020 – 2022, bersama Yusuf Yanuari sebagai sekretaris jenderal. Minggu (28/3/2021).
Muktamar kali ini berbeda dengan sebelumnya, pasalnya kali ini dilaksanakan secara virtual (daring), akibat Pandemi Covid-19. Sejak awal, seluruh prosesi persidangan dilakukan via aplikasi Zoom Cloud Meetings.
Kontingen IPM Kaltim berkumpul di Samarinda, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, pun berpartisipasi hingga akhir kegiatan.
Muktamar kali ini merupakan pengalaman perdana bagi Bukhori, salah satu peserta penuh asal Pimpinan Daerah IPM Kutai Kartanegara.
“Jujur lumayan sedih (karena daring) karena ini pertama kalinya saya mengikuti Muktamar, dengan ekspetasi bisa mengikuti secara offline dan tentunya bisa lebih meriah”, tutur Bukhori saat diwawancarai pada akhir acara.

Meski begitu, ia tetap mensyukuri dan mengaku mendapat banyak pelajaran dari pengalaman perdananya ini. “Tentu memiliki banyak hal positif, salah satunya saya dapat memahami agenda aksi yang akan di realisasikan IPM. Sehingga, penentuan program kerja kedepannya dapat sejalan dengan agenda aksi tersebut”, terangnya.
Bukhori berharap Muktamar selanjutnya dapat dilakukan secara luring. Selaras dengan itu, Syayid Al Manar, Ketua Umum PW IPM Kaltim pun berharap demikian. Syayid ingin kader IPM Kaltim dapat merasakan euforia Muktamar sehingga semangat mereka untuk IPM lebih besar.
“Harapannya, nantinya teman teman IPM se-Indonesia terkhusus Kaltim mampu merasakan bagaimana suasana mengikuti muktamar yang sesungguhnya tanpa ada batasan dan kendala oleh jaringan. Itu doa kami dan harapan kita semua, ipm jaya!” harapnya sembari menyebut jargon IPM.
Syayid menambahkan terkait hasil Muktamar bahwa ia bersyukur atas terpilihnya 9 formatur tersebut. Dikatakan olehnya, ini menjadi semangat baru bagi IPM Kaltim.
“Semoga bisa amanah dan benar-benar menjalan tugas sebagaimana tugas seoarang kader IPM”, tutupnya.
Pewarta A’yun













































