SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Tahun Anggaran 2027. Salah satu upaya dilakukan melalui rapat koordinasi pembahasan anggaran pengendalian inflasi, yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardanus, di Gedung PKK Lantai I, Jalan S. Parman, Kamis (26/3/2026).
Pertemuan ini menjadi forum untuk merumuskan program strategis yang sejalan dengan road map Pengendalian Inflasi Daerah Kota Samarinda Tahun 2025–2027, sekaligus menilai efektivitas program yang sudah berjalan. Pemerintah daerah menekankan seluruh program harus tepat sasaran, relevan, dan mampu beradaptasi dengan dinamika inflasi.
Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardanus, menegaskan pentingnya road map sebagai acuan bersama:
“Road map yang sudah disusun ini jangan hanya menjadi dokumen, tetapi harus benar-benar menjadi acuan bersama. Kita perlu melihat kembali mana program yang masih relevan, mana yang perlu diperkuat, dan bagaimana seluruh intervensi tetap berjalan efektif meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran,” ujar Hero Mardanus.
Selain anggaran, rapat ini juga menyoroti penguatan intervensi pasar, inovasi daerah, serta tertib administrasi dan pelaporan kegiatan agar program pengendalian inflasi berjalan efektif dan terukur.
Kepala Bagian Perekonomian, Nadya Turisna, menekankan bahwa pengendalian inflasi tidak cukup dilakukan di lapangan tanpa data dan administrasi yang tertib.
“Pengendalian inflasi tidak cukup hanya dilaksanakan di lapangan, tetapi juga harus ditopang dengan data dan tertib administrasi. Setiap program harus memiliki output yang jelas, capaian yang terukur, serta unsur inovasi yang dapat menjadi kekuatan daerah dalam pelaporan maupun evaluasi,” jelas Nadya Turisna.
Sekda Hero Mardanus juga menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah untuk menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda diharapkan dapat memastikan kehadiran pemerintah secara nyata melalui program yang efektif dan intervensi pasar yang tepat sasaran.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perangkat daerah, termasuk Asisten II Sekretariat Daerah Marnabas Patiroy, Kepala Dinas Perdagangan Nurrahmani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian H. Muhammad Darham, Kepala Dinas Perikanan Achmad Fauzi Irawan, serta perwakilan Perumda Varia Niaga dan OPD terkait.
Melalui pendekatan kolaboratif, adaptif, dan berbasis data, Pemkot Samarinda menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengendalian inflasi sehingga stabilitas harga, kelancaran distribusi, dan daya beli masyarakat dapat terjaga secara berkelanjutan. (adv)














































