KUTIM – Puskesmas Teluk Lingga di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, kini resmi beroperasi di gedung permanen setelah sebelumnya memberikan pelayanan dengan menyewa ruko. Fasilitas yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso 4 tersebut diresmikan pada Senin (23/2), menandai babak baru peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Gedung yang ditempati saat ini merupakan bangunan eks Pengadilan Negeri Sangatta yang telah direnovasi secara menyeluruh. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa pembenahan fasilitas dilakukan guna menghadirkan standar pelayanan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.
Ia menyebut, pembangunan tersebut menjadi bagian dari realisasi program prioritas daerah dalam sektor kesehatan. Sebelumnya, pelayanan Puskesmas Teluk Lingga dilakukan di ruko yang berlokasi tidak jauh dari gedung baru. Selama proses renovasi berlangsung, operasional sementara tetap berjalan di lokasi tersebut hingga akhir Januari 2026.
Pembangunan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama pada 2024 menggunakan Dana Alokasi Khusus Kementerian Kesehatan sebesar Rp 5,9 miliar, sementara tahap kedua bersumber dari APBD Kutai Timur Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 5,7 miliar.
Dengan hadirnya gedung permanen, pelayanan diharapkan menjadi lebih representatif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, lanjut usia, serta penyandang disabilitas.
Kepala Puskesmas Teluk Lingga, Sri Endrayati, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut didukung 76 personel, terdiri dari 73 Aparatur Sipil Negara dan tiga tenaga dari BLUD. Pelayanan medis diperkuat oleh lima dokter umum dan dua dokter gigi. Selain itu, tersedia layanan USG serta dua unit kursi perawatan gigi, meski saat ini satu unit masih dalam proses optimalisasi.
Tak hanya berfokus pada layanan di dalam gedung, Puskesmas Teluk Lingga juga aktif menjalankan pelayanan luar gedung. Kegiatan tersebut meliputi penanganan tuberkulosis (TBC), HIV, penyakit menular maupun tidak menular, serta promosi kesehatan kepada masyarakat.
Pendekatan promotif dan preventif tetap menjadi prioritas utama, dengan tenaga kesehatan yang secara rutin turun langsung ke lapangan. Kehadiran gedung permanen ini diharapkan mampu memperkuat peran puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer di wilayah Sangatta Utara. (adv)














































