KUTIM – Upaya menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini terus dilakukan oleh Polres Kutai Timur melalui jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang digelar di Aula Pelangi, Selasa (10/2/2026), menghadirkan suasana edukatif yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Kegiatan tersebut dirancang dengan pendekatan persuasif melalui permainan, musik, kuis berhadiah, serta simulasi langsung tentang tata cara aman di jalan raya. Metode ini diterapkan agar pesan keselamatan lebih mudah dipahami dan diingat oleh peserta didik.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa pembentukan karakter disiplin berlalu lintas memerlukan proses berkelanjutan. Ia menilai kesadaran hukum harus dibangun atas dasar pemahaman mengenai pentingnya keselamatan, bukan semata karena rasa takut terhadap sanksi.
“Edukasi ini merupakan investasi jangka panjang agar anak-anak tumbuh menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab dan sadar akan pentingnya keselamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra, menjelaskan bahwa materi yang diberikan mencakup pengenalan rambu-rambu lalu lintas serta praktik menyeberang jalan menggunakan metode 4T, yakni Tunggu sejenak, Tengok kanan, Tengok kiri, dan Tengok kanan lagi.
Selain itu, penggunaan helm bagi anak saat dibonceng orang tua turut menjadi penekanan utama dalam kegiatan tersebut. Pendekatan belajar sambil bermain dinilai efektif untuk menanamkan kebiasaan positif sejak dini.
Melalui program Polsanak, Satlantas Polres Kutim berharap anak-anak dapat menjadi agen keselamatan di lingkungan keluarga. Mereka diharapkan mampu mengingatkan orang tua atau anggota keluarga lainnya untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (adv)













































