KUTIM – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) menegaskan kesiapan optimal dalam mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui pelaksanaan Operasi Lilin. Kesiapan tersebut disampaikan Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto kepada Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Endar Priantoro dalam kegiatan zoom meeting pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) pada malam Natal, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan daring tersebut diikuti Kapolres Kutim bersama Wakil Bupati Kutim Mahyunadi serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutim, usai melaksanakan patroli terpadu ke sejumlah gereja dan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Sangatta dan sekitarnya.
Dalam laporannya, AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa Polres Kutim mengerahkan sebanyak 991 personel gabungan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Lilin. Personel tersebut terdiri atas anggota Polri, unsur TNI, serta dukungan dari instansi terkait dan elemen masyarakat.
Selain pengerahan personel, Polres Kutim juga menyiapkan enam pos pengamanan dan pelayanan yang dijaga oleh 164 personel. Pos-pos tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, yakni Jalan Pendidikan Sangatta, kawasan Kenyamukan, Teluk Pandan, Bengalon, Sangkulirang, dan Kongbeng. Keberadaan pos difungsikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, pengaturan arus lalu lintas, serta pengamanan berbagai aktivitas selama libur Natal dan Tahun Baru.
“Penempatan personel dilakukan di lokasi-lokasi strategis dengan mengedepankan pendekatan pelayanan yang humanis, agar masyarakat dapat merasakan rasa aman dan nyaman,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Pengamanan pelaksanaan ibadah Natal menjadi salah satu prioritas utama. Tercatat sebanyak 92 lokasi tempat ibadah di wilayah Kutim mendapatkan pengamanan, dengan estimasi jumlah jemaat mencapai sekitar 40.000 orang. Untuk memastikan keamanan maksimal, sterilisasi gereja dilakukan oleh unit Jibom Brimob sebelum ibadah berlangsung.
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Polres Kutim juga menghadirkan sejumlah terobosan, antara lain program mudik gratis dengan tujuan Samarinda, penyediaan rest area, serta fasilitas penitipan kendaraan roda dua dan roda empat di kantor-kantor Polsek. Selain itu, informasi rekayasa lalu lintas disampaikan secara langsung melalui media sosial yang terintegrasi dengan pemantauan Mini Command Center.
Upaya preventif lainnya turut dilaksanakan, seperti pencegahan praktik pungutan liar di kawasan wisata, serta pengamanan yang bersifat persuasif melalui program Police Santa Claus dan cooling system dengan patroli dialogis, guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi lintas sektor selama Operasi Lilin berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya pengaturan jadwal tugas secara bergiliran agar kondisi kesehatan dan kebugaran personel tetap terjaga.
Kapolda Kaltim turut mengingatkan agar seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya umat Nasrani yang sedang melaksanakan ibadah Natal, sehingga seluruh rangkaian perayaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman. (adv)














































