KUTIM – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kabupaten Kutai Timur kembali menggelar kejuaraan internal bertajuk Karate Kids 2 sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan bagi atlet usia dini hingga remaja. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Januari 2026, tersebut dipusatkan di Gedung Bela Diri Kompleks GOR Kudungga Sangatta.
Kejuaraan ini dirancang tidak sekadar sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi hasil latihan para karateka yang selama ini dibina di dojo masing-masing. Melalui pertandingan kata dan kumite, para peserta diberikan ruang untuk mengasah kemampuan teknik, mental bertanding, serta disiplin yang menjadi karakter utama dalam olahraga karate.
Ketua Forki Kutim, Sayyid Anjas, menegaskan bahwa penyelenggaraan Karate Kids 2 merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan regenerasi atlet karate di Kutai Timur. Pembinaan sejak usia dini dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet berprestasi di masa depan.
“Kejuaraan ini merupakan salah satu langkah nyata dalam menciptakan regenerasi atlet Forki Kutai Timur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Karate Kids 2 merupakan pelaksanaan kedua setelah ajang serupa digelar pada tahun sebelumnya. Konsistensi penyelenggaraan tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan proses pembinaan agar berjalan terarah dan berkelanjutan. Selain itu, kejuaraan ini juga masuk dalam kalender pembinaan yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Dari sisi partisipasi, ajang ini diikuti sebanyak 277 karateka yang berasal dari berbagai dojo di Kutai Timur dan Kota Bontang. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya antusiasme serta semakin luasnya minat generasi muda terhadap olahraga karate. Para peserta bertanding di sejumlah kelas dan kategori yang disesuaikan dengan kelompok usia masing-masing.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi, kejuaraan Karate Kids 2 juga mengusung nilai-nilai pembentukan karakter, seperti sportivitas, ketekunan, dan penghormatan terhadap aturan. Melalui ajang ini, Forki Kutim berharap dapat menyiapkan fondasi kuat bagi lahirnya atlet-atlet muda yang kelak mampu membawa nama daerah dengan prestasi dan integritas di tingkat yang lebih tinggi. (adv)













































