KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat kapasitas generasi muda melalui peningkatan literasi digital. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim kembali melaksanakan Youth Digital Skill Program sebagai upaya memastikan pemuda memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan era digital.
Pelatihan yang digelar di Gedung Agra, Kamis (27/11/2025), diikuti puluhan pemuda dari berbagai latar belakang pendidikan. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni praktisi public relation Zulfatun Mahmudah dan pendiri SOS-Edu Movement, Muflih Alhafidy. Keduanya memberikan materi mengenai strategi komunikasi digital, desain grafis, serta pemanfaatannya dalam penguatan identitas diri maupun usaha.
Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperluas pelaksanaan program ini ke seluruh kecamatan. Ia menilai peningkatan kompetensi digital sangat penting untuk mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis teknologi.
“Pemuda adalah bagian penting dalam pembangunan. Kami ingin seluruh kecamatan mendapatkan akses pelatihan yang merata,” ujarnya.
Pelatihan dua hari tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membentuk generasi pemuda yang adaptif, kompetitif, dan mampu mengambil peluang di sektor ekonomi kreatif berbasis teknologi. (adv)














































