Samarinda,linimasa.co – Walikota Samarinda Andi Harun menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 023 kelurahan Sempaja Timur Kecamatan Samarinda Utara, Rabu (14/2/2024).
Masyarakat Samarinda diharapakan Walikota dapat menggunakan hak pilihnya dengan datang beramai-ramai ke TPS, untuk menekan angka golput di Kota Samarinda
“Harapannya Samarinda menjadi salah satu daerah dengan partisipasi pemilih pada pemilu 2024 ini cukup tinggi. Lebih tinggi daripada pemilu sebelumnya,” ucap Andi Harun saat diwawancarai awak media.
Ia juga berharap warga Kota Samarinda dapat menggunakan hak pilihnya sebaik mungkin. Sebab pilihan masyarakat adalah penentu perkembangan Kota Samarinda kedepannya.
“Turun ke TPS dan memilih calon-calon pemimpin kita di masa yang akan datang, yang kita percaya mampu memberikan kebaikan yang luas bagi nusa dan bangsa,”harapnya.
Andi Harun mengaku, dari pantauannya persaingan antar pendukung cukup sengit di media sosial. Namun di lapangan, Pemilu berlangsung kondusif.
“Hari ini kita serahkan semua kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan perbedaan pandangan semua hari ini setelah perhitungan nanti selesai kita akhiri, kembali bersatu, memperkuat persatuan nasional,” ucap Andi Harun
Yang tak kalah penting tegas Andi Harun di kota Samarinda untuk selalu menjaga kerukunan keguyuban, agar semua kehidupan kekeluargaan kembali normal tanpa dibayangi perbedaan-perbedaan haluan pilihan politik dan juga tanpa harus memperpanjang perbedaan pandangan di Pemilu dan politik praktis.
“Mari kembali menjadi warga Samarinda yang utuh memperkuat persatuan nasional dan kembali bersama-sama dengan komponen masyarakat lain berkontribusi pada kegiatan pembangunan nasional, termasuk pembangunan di kota Samarinda dan Kaltim” pesannya.
“Insya Allah setelah perhitungan suara selesai semua akan berakhir. Yang terpilih akan terpilih dan yang belum beruntung terpilih tentu akan menjadi pelajaran, semangat untuk menyusun strategi dan evaluasi untuk sukses di Pemilu mendatang. Kita sebagai warga kembali menjadi satu warga Samarinda,” tutur Andi














































