PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meluncurkan program inovatif “Nge Live Yuk!” yang bertujuan membawa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke dalam ekosistem digital yang lebih terstruktur dan global. Program ini dirancang untuk membantu UMKM memanfaatkan teknologi live streaming guna memperluas jangkauan pasar dan mempromosikan produk secara interaktif.
Program tersebut resmi diluncurkan oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Zainal Arifin, pada Kamis (24/10/2024) di Pasar Induk Nenang, Kecamatan Penajam. Dalam sambutannya, Zainal Arifin menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan langkah penting agar UMKM di PPU bisa bersaing tidak hanya di pasar lokal tetapi juga di pasar global.
“Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan UMKM ke dalam ekosistem digital yang lebih terstruktur. Dengan teknologi live streaming, para pelaku UMKM dapat mempromosikan produk mereka secara interaktif dan menarik, sehingga mampu memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global,” ujar Zainal Arifin.
Program “Nge Live Yuk!” merupakan kelanjutan dari pelatihan digitalisasi UMKM yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam tentang manfaat teknologi dalam strategi pemasaran yang efektif. Mas Bupati, sapaan akrab Zainal Arifin, menambahkan bahwa antusiasme para pelaku UMKM dalam mengikuti pelatihan tersebut menegaskan kesiapan mereka untuk menghadapi persaingan di era digital.
“Antusiasme para pelaku UMKM terhadap pelatihan ini sangat tinggi, dan itu membuktikan bahwa mereka siap memasuki pasar global yang lebih kompetitif dengan memanfaatkan teknologi,” tambahnya.
Zainal juga menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada live streaming, tetapi juga akan memperkuat brand awareness UMKM melalui pelatihan lanjutan, pendampingan pemasaran, dan bimbingan teknis. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk mendukung sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.
Melalui program “Nge Live Yuk!”, diharapkan UMKM di Kabupaten PPU dapat bersaing secara kompetitif di era digital dan memperluas pasar mereka, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di kancah global.
“Program ini diharapkan tidak hanya berdampak positif bagi pelaku UMKM, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara secara keseluruhan,” tutup Zainal Arifin.(adv)














































