[15:18, 08/11/2024] +62 812-3576-4175: PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, menekankan pentingnya nilai-nilai solidaritas, sportivitas, dan kebersamaan dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2024 yang diselenggarakan di PPU. Hal itu disampaikan Tohar dalam sambutannya pada acara pembukaan Porseni PGRI Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di halaman depan Kantor Bupati PPU, Jumat (8/11/2024) pagi.
Kegiatan Porseni yang berlangsung hingga 10 November ini diikuti oleh 750 peserta dari delapan kabupaten/kota se-Kaltim. Dengan tujuh cabang olahraga seperti bulu tangkis, tenis meja, bola voli, pickleball, sepak takraw, senam PGRI, ser…
[15:20, 08/11/2024] +62 812-3576-4175: Pemkab PPU Gelar Forum Satu Data Indonesia 2024, Tingkatkan Kualitas Data untuk Pembangunan Daerah
PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) menyelenggarakan Forum Satu Data Indonesia (SDI) Tahun 2024 yang bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU pada Selasa (5/11/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola data di tingkat daerah guna mendukung pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Acara ini dibuka oleh Sekretaris Bapelitbang PPU, Ade Rianto Embongbulan, yang mewakili Penjabat Bupati PPU. Dalam sambutannya, Ade menyampaikan komitmen Pemkab PPU untuk terus meningkatkan kualitas data sebagai bagian penting dalam proses pembangunan daerah.
“Saya meminta kepada kita semua untuk menjalankan tata kelola penyelenggaraan data sesuai prinsip Satu Data Indonesia,” ungkap Ade. Menurutnya, penerapan prinsip-prinsip ini akan memberikan dasar yang kuat untuk menghasilkan data yang lebih akurat, terintegrasi, dan mudah diakses.
Ade juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi, salah satunya adalah ketersediaan data yang masih belum akurat, kurang diperbarui, dan sulit diakses. “Inilah pentingnya penerapan Satu Data Indonesia, agar data yang kita miliki menjadi lebih terintegrasi dan tertata dengan baik,” ujarnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Ade menekankan perlunya komitmen dan keterlibatan aktif dari seluruh pihak terkait di tingkat daerah, termasuk Instansi dan Lembaga Vertikal yang beroperasi di wilayah Kabupaten PPU. “Saya berharap kerja sama dalam pengelolaan dan penyediaan data dapat terus berjalan optimal,” tambahnya.
Forum Satu Data Indonesia ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan daftar data Tahun 2024, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung integrasi data. Acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten PPU, perwakilan BPS Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim, serta berbagai instansi dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.(adv)














































