KUTIM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam menjamin hak kesehatan masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kutim berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Utama pada ajang nasional yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Selasa (27/1/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan Pemkab Kutim dalam memastikan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional yang hampir menjangkau seluruh penduduk. UHC Award diberikan kepada daerah yang mampu memenuhi ambang batas kepesertaan jaminan kesehatan sesuai ketentuan pemerintah pusat, sekaligus menjaga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Bupati Kutai Timur, H Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh layanan kesehatan dasar.
“Hampir seluruh masyarakat telah terlayani. Ini menunjukkan bahwa hak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dijalankan, dan pemerintah hadir memenuhi kewajibannya,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, kesehatan merupakan hak fundamental yang harus dijamin oleh negara, bukan sekadar indikator administratif atau persentase kepesertaan. Oleh karena itu, Pemkab Kutim menjadikan jaminan kesehatan sebagai bagian penting dari strategi pembangunan sumber daya manusia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa pencapaian UHC di Kutai Timur merupakan hasil dari proses panjang dan berkelanjutan. Program jaminan kesehatan daerah telah dijalankan sejak 2017 dan semakin diperkuat sejak 2022 melalui dukungan penuh dari kepala daerah.
“Kutai Timur telah melaksanakan jaminan kesehatan masyarakat sejak 2017. Sejak 2022, dukungan pemerintah daerah semakin optimal, terutama dalam pembiayaan kepesertaan bagi masyarakat kurang mampu. Saat ini, cakupan kepesertaan sudah melampaui 95 persen,” jelasnya.
Ia menambahkan, konsistensi kebijakan dan komitmen anggaran menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan program. Pemerintah daerah secara aktif memastikan kelompok rentan tetap terlindungi melalui kepesertaan BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah.
Dengan diraihnya UHC Award 2026, Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya dalam menjadikan kesehatan sebagai hak dasar seluruh warga. Penghargaan ini sekaligus memperkuat posisi Kutim sebagai daerah yang menempatkan perlindungan kesehatan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. (adv)














































