Bontang – Adanya rencana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran bakal dilaksanakan di Bontang tentunya membawa angin segar bagi pengusaha penginapan atau perhotelan.
Hal ini diungkapkan Ketua Badan PerhimpunanHotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bontang, H. Rustam. Menurutnya bisnis perhotelan yang sempat terpuruk akibat pandemi korona, membuat iklim investasi perhotelan di Bontang pun ambruk.
Dengan adanya kegiatan MTQ se Kaltim ini diharpkan kembali menaikkan semangat pengusaha perhotelan dan restoran di Bontang. Tentunya dengan adanya perhelatan akbar ini akan menaikkan okupansi jumlah tamu untuk menginap di hotel.
“Ya kalau seperti itu, maka tentunya akan menaikkan tingkat hunian dan pengunjung penginapan di Bontang,” ujarnya kepada awak media
Tingkat kunjungan wisatawan di Bontang menurun sejak kasus covid melanda. Sehingga pengusaha perhotelan mencari jalan untuk menutupi operasional.
“Salah satu caranya dengan memberlakukan diskon atau potongan harga,” jelasnya
Sementara jika pelaksanaan MTQ diadakan di Bontang Juni mendatang, harga hotel masih tetap sama tidak ada perubahan
“Harga masih sama tidak ada perubahan,” katanya














































