Samarinda, linimasa.co – Ketua IPIM Pusat sekaligus imam besar masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar menghadiri dan melantik langsung Pengurus Wilayah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022, serta dialog dengan tema “IPIM Hebat, Imam dan Muadzin Berkualitas, Profesional dan Bermartabat serta Berwibawa” di Gedung Odah Etam Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Rabu (22/6/2022)
Ketua IPIM Pusat Nasaruddin Umar mengungkapkan IPIM bertugas untuk mendampingi para imam dan melaksanakan pembinaan secara komprehensif untuk kedepannya. Tugasnya imam adalah penerang cahaya islam, menegakkan syahadat, dan sebagai penegak tiang agama di daerah-daerah dan kampung – kampung kecil
“Jika imam disuatu negara bersatu dan tegak lurus makan kuatlah negara itu, jika imam disuatu negara lemah dan tidak dihargai maka lemahlah negara itu” ungkapnya
Para imam juga dihimbau untuk tidak bertentangan dengan perundang-undangan, tidak boleh terpengaruh dengan kelompok-kelompok radikal.
“Imam-imam kita Kita tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, jangan memiliki keterkaitan dan keterikatan dengan kelompok radikal” himbau Nasaruddin
Lebih lanjut Nasaruddin menjelaskan dimana Islam ditanam maka akan tumbuh dengan subur, islam adalah agama dengan perkembangan yang besar. Tidak ada negara yang bisa menghalau perkembangan islam. Islam itu rahmatan lil alamin, jihad dalam islam itu adalah menghidupkan orang bukan mematikan orang, menghidupkan jiwa yang mati, menghidupkan jiwa dengan keimanan, dan membangkitkan semangat orang yang tidak punya spirit
Kemudian ia Mengambil contoh dari buku Michael Hart 100 tokoh berpengaruh di muka bumi yang teratas adalah nabi Muhammad SAW. Rasul yang semasa hidupnya membawa umat ke jalan keimanan kepada Allah SWT
Oleh karena itu ia mengajak para hadirin terkhusus imam masjid yang ada di Kaltim untuk terus meneladani perilaku dan sifat Rasulullah SAW
Didepan para imam yang hadir Nasaruddin mendoakan para imam masjid di Kaltim diberikan kesehatan didalam menjalankan tugasnya dan diberikan keselamatan dunia dan akhirat

“Insyaallah imam-imam kita di Kalimantan Timur adalah orang-orang yang ikhlas, melakukan pekerjaannya hanya semata-mata beribadah karena Allah dan insyaallah diberikan keselamatan dunia dan akhirat, serta selalu diberikan kesehatan” doanya kepada seluruh imam masjid
Selanjutnya ia berpesan jadilah imam yang beribawa, berakhlak mulia, bekerja dengan ikhlas serta membawa banyak manfaat untuk masyarakat sekitar, sekaligus menjaga NKRI dan jangan memprovokasi Jamaah
Ketua IPIM Kaltim Jaya Muallimin pada sambutannya mengatakan IPIM menjadi wadah bagi para imam masjid di Kalimantan Timur, sekaligus wadah pembinaan imam yang diharapkan menjadi imam yang berkualitas, bermartabat dan profesional
Lebih lanjut ia menjelaskan melalui masjid, para imam memiliki peranan yang strategis didalam membangun peradaban islam tidak hanya di kota tetapi juga di daerah pedalaman di Kaltim
“Imam masjid adalah tiang syiar agama dan membangun peradaban islam di daerah dan pedalaman-pedalaman di Kaltim lewat masjid” jelasnya
Plt. Asisten Pemerintahan Setda provinsi Kaltim, Deni Sutrisno mewakili Gubernur Kaltim mengatakan tugas imam sangat mulia, karena bekerja dengan penuh kesejahteraan para imam diperlukan perhatian umat muslim terutama takmir masjid agar para imam mendapatkan gaji yang baik
Lebih lanjut Deni menuturkan para imam perlu meningkatkan sumber daya manusia, memperdalam pengetahuan agama dan memiliki wawasan luas serta jangan berpolitik praktis. Agar para imam dapat tegak lurus menjalankan tugas dan dicintai para masyarakat














































