KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali meraih pengakuan nasional atas komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Pada awal tahun 2026, Pemkab Kutim dianugerahi Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori utama yang diserahkan dalam sebuah acara di Jakarta International Expo (JIExpo), Selasa (27/1/2026).
Penghargaan tersebut diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil memperluas dan menjaga keberlanjutan perlindungan jaminan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kutai Timur berhasil mencatatkan capaian di atas 95 persen kepesertaan, sekaligus menempatkannya sebagai kabupaten dengan kinerja terbaik se-Kalimantan.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kerja bersama seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa hingga tahun 2025, sebanyak 253.357 jiwa dari total penduduk Kutim telah terdaftar dalam program jaminan kesehatan.
Menurutnya, capaian ini menegaskan bahwa sejak 2022 Kutai Timur telah berada pada status Universal Health Coverage, dengan peningkatan signifikan pada 2025 sehingga berhasil meraih kategori utama dalam UHC Award 2026.
Ardiansyah menegaskan bahwa hampir seluruh masyarakat Kutim kini telah terlindungi oleh sistem jaminan kesehatan nasional. Hal ini mencerminkan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memenuhi hak dasar masyarakat sekaligus memastikan layanan kesehatan yang layak dan merata.
Ke depan, Pemkab Kutim berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan para pemangku kepentingan lainnya guna meningkatkan mutu layanan kesehatan secara berkelanjutan. (adv)













































