PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Robi Ariadi, di ruang kerjanya pada Senin (17/03/2025). Pertemuan ini membahas penguatan sinergi antara Pemkab PPU dan BI dalam mendukung pengendalian inflasi serta pengembangan sektor ekonomi, terutama di bidang pangan dan pertanian.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Kepala BKAD PPU Muhajir, Deputi Kepala Perwakilan BI Balikpapan Wahyu Setyoko, Kepala Seksi BI Balikpapan Alfonsus Arsito Wibowo, serta sejumlah jajaran terkait lainnya.
Bupati Mudyat Noor mengapresiasi peran BI dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, terutama dalam pengendalian inflasi dan pengembangan ekonomi berbasis pangan dan pertanian.
“Atas nama Pemkab PPU, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Semoga sinergi yang telah terjalin semakin kuat dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat PPU,” ujar Mudyat.
Dalam pertemuan ini, Bupati juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program yang telah dijalankan bersama BI serta upaya untuk mengoptimalkan potensi pertanian di PPU. Ia berharap BI dapat terus mendukung program pengembangan sektor pangan yang dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi daerah.
“Kami ingin bersama-sama dengan BI melihat potensi pertanian yang benar-benar bisa dikembangkan secara optimal. Jika dikelola dengan baik, sektor ini akan menjadi kekuatan ekonomi daerah dan membuka peluang kerja bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, menegaskan komitmen BI untuk terus mendukung Pemkab PPU dalam pengembangan ekonomi daerah serta pengendalian inflasi yang telah berjalan selama ini.
“Bank Indonesia siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkab PPU dalam pengembangan sektor ekonomi, khususnya yang berbasis pangan dan pertanian,” ujar Robi.
Ia juga menyatakan kesiapan BI untuk menerima berbagai usulan program yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut, sehingga program pengembangan ekonomi berbasis pangan dan pertanian dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat PPU,” tutupnya.(adv)














































