Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan lima kawasan pertanian di enam kecamatan di wilayahnya sebagai tempat pengembangan padi sawah.
Di antaranya Tenggarong-Loa Kuku, Muara Kaman-Sebulu, Tenggarong Seberang 1, Tenggarong Seberang 2, dan Marang Kayu dengan luas keseluruhan yakni 8.093,06 hektare.
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menjelaskan, pengembangan kawasan pertanian tersebut merupakan salah satu dari program kerja sama antara Pemkab Kukar dan Kodim 0906/KKR, yaitu program Karya Bakti Tentara Negara Indonesia (TNI) 2022.
Program Karya Bakti TNI 2022 diharapkan mampu mengatasi permasalahan masyarakat. Terutama kelompok tani di Kecamatan Muara Kaman-Sebulu.
“Penetapan kawasan ini sesuai dengan visi misi Kukar Idaman untuk memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” tuturnya.
Oleh karena itu, pihaknya bersama Kodim 0906 melakukan peninjauan lokasi pembangunan kawasan pertanian terpadu di Kecamatan Muara Kaman-Sebulu, Rabu (19/10/2022).
Menurutnya kegiatan Karya Bakti dapat mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat. Terutama kelompok tani Muara Kaman-Sebulu.
Sementara Komandan Distrik Militer (Dandim) 0906/KKR Letkol Infanteri Jeffry Satria menyebutkan, pihaknya membangun kawasan pertanian terpadu tersebut sebagai bentuk mewujudkan misi Pemerintah Daerah (Pemda) menjadi lumbung pangan untuk memenuhi pangan warga.
“Melalui program Karya Bakti TNI, kami bersama pemerintah membangun sarana dan prasarana penunjang pertanian. Seperti jalan usaha tani di sejumlah kecamatan, dua di antaranya di Muara Kaman-Sebulu,” ujarnya.
Kata dia, program Karya Bakti TNI merupakan kelanjutan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 yang dilaksanakan selama satu bulan. Terhitung Agustus hingga September 2022 di Desa Panca Jaya.
“Sedangkan Karya Bakti untuk menambah dan memperluas pembangunannya,” tutupnya.
Pewarta Mira














































