SAMARINDA – Kegiatan dialog ekonomi yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan berlangsung dengan pembahasan mengenai pentingnya sensus ekonomi sebagai dasar membaca kondisi pembangunan dan menyusun arah kebijakan di masa mendatang. Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa sensus ekonomi tidak hanya berfungsi sebagai pengumpulan data statistik, tetapi juga menjadi cerminan dinamika dan tantangan ekonomi yang dihadapi daerah saat ini.
Dialog dipandu oleh Erwinsyah dan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi, di antaranya Kepala Badan Pusat Statistik Supriyanto, Kepala Tim Implementasi KEKDA Bank Indonesia Abraham Wahyu Nugroho, Kepala Bidang Pendapatan Pajak I Bapenda Kota Samarinda Fitria Wahyuni, serta Pengamat Ekonomi Pembangunan Rian Hilmawan.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber menyoroti pentingnya data ekonomi yang akurat dan terintegrasi sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Sensus ekonomi dinilai mampu memberikan gambaran mengenai kondisi usaha, pertumbuhan sektor ekonomi, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha di tingkat daerah.
Selain itu, forum juga membahas perlunya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga statistik, sektor perbankan, dan akademisi dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Data hasil sensus diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan strategi pembangunan yang lebih tepat sasaran dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi.
Melalui dialog tersebut, para peserta berharap pemanfaatan data ekonomi dapat semakin optimal guna mendukung pengambilan kebijakan yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (adv)












































