SAMARINDA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan sejumlah fasilitas kepolisian di Kalimantan Timur, termasuk Asrama Tunggal Panaluan Presisi Polresta Samarinda dan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV Samarinda, Senin (18/5/2026).
Peresmian yang dipusatkan di Jalan Gelatik, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang tersebut turut dihadiri Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun, Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, serta jajaran Forkopimda Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Samarinda atas dukungan terhadap pembangunan fasilitas kepolisian, termasuk hibah lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV Samarinda.
“Saya hari ini sangat senang mendapatkan kesempatan untuk meresmikan beberapa fasilitas. Salah satunya fasilitas untuk anggota yaitu Asrama Tunggal Panaluan yang nantinya ditempati perwira, bintara, dan anggota yang masih bujang,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri menjelaskan, pembangunan Aspol Tunggal Panaluan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan personel Polri agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Ia juga mengapresiasi perubahan kawasan Aspol Gelatik yang sebelumnya rawan banjir dan memiliki hunian kurang layak, kini telah bertransformasi menjadi kawasan hunian modern dan representatif.
“Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Samarinda dan juga Pak Kapolda yang telah bekerja keras untuk membangun fasilitas Asrama Polisi Tunggal Panaluan ini,” katanya.
Selain Asrama Tunggal Panaluan Presisi Polresta Samarinda, Kapolri juga meresmikan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV Samarinda, Rumah Susun Sepaku Polres Penajam Paser Utara, serta gedung kantor dan fasilitas umum di kawasan Kilometer 13 Karang Joang, Balikpapan. Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penanaman pohon pule secara simbolis.
Aspol Tunggal Panaluan sendiri dibangun di atas lahan hibah Pemerintah Kota Samarinda seluas 14.559 meter persegi dengan nilai pembangunan mencapai Rp65,57 miliar. Pembangunan tersebut rampung dalam waktu satu tahun sejak peletakan batu pertama dilakukan.
Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, mengatakan pembangunan Aspol Gelatik menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian dalam mendukung pelayanan publik dan kesejahteraan aparat.
“Kita sudah bisa menyelesaikan pekerjaan Aspol Gelatik yang kondisinya dulu daerah kawasan banjir dan rumahnya sangat tidak layak. Dan sekarang telah bertransformasi berubah menjadi hunian yang layak bagi perwira dan prajurit Polri,” ujar Andi Harun.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Samarinda akan terus menjaga sinergi dengan aparat penegak hukum demi mendukung keamanan dan pembangunan daerah.
“Selama kita menjalankan fungsi sinergi dan kolaborasi, kita terus akan berusaha melaksanakan hubungan yang baik dan saling membantu. Karena bagi Pemerintah Kota Samarinda sangat besar manfaat bantuan dari Polri, TNI, serta kejaksaan di dalam kerja-kerja penegakan hukum,” tegasnya.
Kompleks asrama modern tersebut kini dilengkapi 15 unit rumah tapak untuk perwira, 31 unit rumah bagi bintara, serta satu gedung rumah susun empat lantai dengan 30 kamar untuk personel lajang. Selain itu tersedia aula, musala, taman bermain, dan berbagai fasilitas umum penunjang lainnya. (adv)














































