KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bergerak cepat merespons banjir yang merendam wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan akibat hujan berkepanjangan. Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kutim, pemerintah daerah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Sabtu (7/2/2026) dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, yang mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Total sebanyak 1.000 paket sembako didistribusikan, dengan rincian 600 paket untuk Kecamatan Sangatta Utara dan 400 paket untuk Kecamatan Sangatta Selatan.
Ernata menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari respons awal pemerintah daerah dalam situasi darurat bencana. Paket sembako yang disalurkan berisi beras, mi instan, gula, kopi, teh, sarden, minyak goreng, kecap, serta kebutuhan pokok lainnya yang diharapkan dapat menopang kebutuhan warga selama aktivitas sehari-hari terganggu akibat banjir.
“Bantuan ini kami harapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi lapangan dan menyesuaikan langkah penanganan sesuai perkembangan situasi,” ujar Ernata.
Penyerahan bantuan dilakukan di masing-masing kantor kecamatan. Di Kecamatan Sangatta Utara, bantuan diterima Camat Hasdiah Dohi yang menyampaikan bahwa paket sembako tersebut sangat dibutuhkan warga, terutama keluarga yang mengalami gangguan aktivitas ekonomi akibat genangan air. Ia memastikan distribusi bantuan akan dilakukan secara tertib dan tepat sasaran melalui koordinasi dengan perangkat kelurahan dan RT setempat.
Sementara itu, Camat Sangatta Selatan, Dewi Dohi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran pemerintah daerah di tengah kondisi banjir. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu secara materiil, tetapi juga memberi ketenangan bagi masyarakat yang terdampak.
Pemkab Kutim menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas perangkat daerah selama masa tanggap darurat. Pemerintah daerah berharap kondisi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas secara normal, sembari memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga di tengah bencana yang terjadi. (adv)














































