Performa investasi Kabupaten Kutai Kartanegara turut mendorong posisi Provinsi Kalimantan Timur yang menempati peringkat ke-8 nasional dalam realisasi PMDN dan PMA periode Januari–Juni 2025, dengan total investasi mencapai Rp 43,47 triliun.
Dari total tersebut, PMDN menyumbang Rp 32,43 triliun sementara PMA mencapai Rp 11,04 triliun. Capaian Kukar baik dalam PMDN maupun PMA memberikan kontribusi signifikan terhadap posisi Kaltim yang mengungguli provinsi besar lainnya seperti Riau, NTB, dan Sumatera Utara.
Selain nilai investasi, Kukar juga berkontribusi besar pada serapan tenaga kerja, terutama di sektor PMA pada Triwulan II di mana Kukar menempati posisi serapan tenaga kerja Indonesia tertinggi se-Kaltim.












































