Jakarta, linimasa.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan hasil seleksi Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Tahun 2022. Senin (7/3/22).
“Berdasarkan verifikasi ulang hasil seleksi administrasi terhadap Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi Tahun 2022, maka nama-nama yang memenuhi syarat berhak mengikuti tahapan selanjutnya,” seperti dikutip dari laman https://jpt.kpk.go.id/.
Pada bidang Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi terdapat nama Rahmawati pada nomor urut 26 yang merupakan salah satu perwakilan Kalimantan Timur. Saat ini dirinya menjabat sebagai Lektor Kepala Universitas Mulawarman.
“Ini merupakan tantangan tersendiri bagi saya untuk mengikuti seleksi tersebut. Anti korupsi harus ditanamkan sejak dini kepada seluruh masyarakat Indonesia, sehingga terwujud generasi yang bersih dan bebas korupsi,” ujar perempuan yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini.
Rahma merupakan alumni Pendidikan Reguler Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (PPRA Lemhannas) angkatan 53, Lulus dengan nilai akademik sangat memuaskan.
“Alhamdulilah dapat lulus dengan memuaskan dari pendidikan di Lemhannas dan menjadi wanita Kaltim pertama yang dapat lulus dari pendidikan pada waktu itu dengan kategori memuaskan.” ungkapnya.
Ia mengaku saat ini mempersiapkan diri untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya. Tahapan seleksi selanjutnya adalah penulisan makalah/policy brief dan bahan presentasi yang akan digelar pada Kamis (10/3) di Gedung Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta.
“InsyaAllah saya akan menyajikan yang terbaik, mohon do’anya agar saya dapat melalui tahapan selanjutnya dengan lancar.” ucapnya saat dihubungi linimasa.co
Sebelumnya, KPK menyelenggarakan seleksi terbuka 11 jabatan, yaitu dua pimpinan tinggi madya dan sembilan pimpinan tinggi pratama dalam rangka memperkuat manajemen sumber daya manusia (SDM) guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas pemberantasan korupsi.
Pendaftaran untuk seleksi tersebut dibuka mulai dari 14 Februari hingga 28 Februari 2022. Untuk jabatan pimpinan madya terdiri atas posisi Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi serta Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat.
Jabatan pimpinan tinggi pratama, terdapat posisi sebagai Direktur Penyidikan, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV, Kepala Sekretariat Dewan Pengawas, Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik, serta Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi.
Kemudian, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi, Kepala Pusat Perencanaan Strategis Pemberantasan Korupsi, dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia, dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat.
Selain Rahmawati ada pula Dosen Fakultas Teknik Univesitas Mulawarman, Dharma Widada yang lulus administrasi pada kategori Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat.
Pewarta Dwi














































