TENGGARONG, Linimasa.co – Grand Final Sadi dan Sengkaka Duta Budaya Kutai Kartanegara (Kukar) 2024 diadakan di Halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Acara ini dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Ahyani Fadianur Diani, bersama Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Fuji Utomo dan Ketua Panitia M Agus Syarifuddin. Mereka memukul beduk untuk memulai acara yang menarik.
M Agus Syarifuddin, Ketua Panitia, mengumumkan bahwa Sadi dan Sengkaka Duta Budaya 2024 telah diadakan dua kali oleh Bidang Kebudayaan Disdikbud.
Ia melaporkan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat, dengan 70 orang dari 12 kecamatan yang berpartisipasi.
“Grand final malam ini telah terpilih 20 peserta yang terdiri 10 Sadi (putri) dan 10 Sengkaka (putra) untuk tampil di Pemilihan Duta Budaya Kukar 2024,” ujar Agus.
Asisten II, mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah, menyampaikan bahwa agenda ini adalah wujud komitmen Pemkab Kukar dalam arah pembangunan generasi IDAMAN, yang meliputi Generasi Inovatif, Berdaya Saing, dan Mandiri.
Generasi IDAMAN akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengangkat nilai-nilai budaya dan mendukung kemajuan Kukar melalui kebudayaan.
Kebudayaan daerah Kukar, yang memiliki sejarah sebagai kerajaan pertama di Indonesia yang bercorak Hindu, perlu ditingkatkan eksistensinya melalui perlindungan, pengembangan, pembinaan, dan pemanfaatan budaya.
Kukar memiliki potensi wisata budaya yang tidak dimiliki oleh daerah-daerah sekitar Kabupaten.
Asisten II berharap dapat menemukan dan mengembangkan potensi muda yang mampu menjadi duta dalam melestarikan dan mempromosikan kebudayaan Kukar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya harap ini bukan sekadar ajang perlombaan atau kompetisi, tetapi lebih dari itu. Sebagai momen penting dalam memperkuat identitas budaya, warisan yang harus kita jaga, lestarikan, dan kembangkan untuk kemajuan pembangunan Kukar,” harapnya.














































