Eko Wulandanu terpilih secara aklamasi sebagai ketua pada Musda ke-15 DPD KNPI Kutai Kartanegara
Kutai Kartanegara, linimasa.co – Musyawarah Daerah (Musda) ke-15 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya berakhir aklamasi dengan menunjuk Eko Wulandanu menggantikan ketua sebelumnya, Thauhid Alfrilian Noor.
Pemilihan yang berlangsung tenang lancar dan penuh dengan semangat kekeluargaan, Eko akhirnya menempati posisi sebagai Ketua KNPI Kukar periode 2021-2024 pada Musda yang digelar di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Selasa (28/09/2021).
Beberapa langkah strategis yang akan disiapkan Eko, menurutnya akan membuat langkah prioritas disamping mempersiapkan program jangka pendek, menengah dan jangka panjang.
“Kami akan menginventarisir aset pemerintah kabupaten, sehingga teman-teman DPK (Dewan Pengurus Kecamatan) seluruh Kecamatan dan OKP (Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda) dapat bersinergi dan memanfaatkan aset tersebut untuk kegiatan DPK dan OKP,” tuturnya saat dihubungi via telepon oleh Linimasa.co, Rabu (29/09/21).
Dirinya juga berharap agar marwah dan esensi KNPI harus tetap terjaga.
“Selama ini DPK dan OKP fakum karena masih kurangnya dukungan dari pemerintah dan stakeholder terhadap kawan-kawan sehingga hal ini akan kita bangkitkan lagi dan lakukan sinergi dengan berbagai pihak,” tambahnya.
Terkait masalah Ibu Kota Negara (IKN), Eko mengatakan bahwa KNPI Kukar akan mendorong pemerintah kabupaten untuk fokus meminta pemerintah pusat menjadikan Kabupaten Kukar sebagai mitra bukan sekedar kota penyangga, tetapi sebagai daerah yang memiliki peran penting dalam segala sektor.
“Kebutuhan IKN nanti terutama hasil pertanian, perkebunan dan kelautan, saya rasa bisa ditangani oleh Pemkab Kukar bersama KNPI sebagai perpanjangan tangan pemerintah. Jadi tidak perlu lagi mengambil bahan makanan dari luar Kaltim. InsyaAllah kita siap,” ungkap politisi Partai Perindo ini.
Dirinya juga akan berkordinasi dengan setiap DPK dan OKP di setiap pelosok hingga pesisir untuk mendukung pemindahan IKN ke Kaltim.
“Selain itu, aspek ekonomi pasti akan mengalami kenaikan grafik, sehingga masyarakat Kukar juga akan merasakan dampak positifnya,” sambungnya.
Dia juga mengimbau kepada OKP dan DPK KNPI Kukar untuk tetap bersatu meski dengan ideologi yang berbeda, harus tetap menjaga kedamaian di Kutai Kartanegara.
“Kita akan berjalan bersama, berkontribusi kepada daerah kita, jangan jadikan beban bagi pemerintah daerah. Dengan bersatu maka kita akan kuat dan mencapai cita-cita yang telah kita canangkan bersama,” tutup pria yang juga sebagai anggota DPRD Kukar ini.

Sementara Ketua DPK Sebulu, Nonok Widyanto mengatakan dirinya memberikan dukungan kepada siapapun yang menjadi ketua dengan komitmen tetap menjunjung tinggi asas musyawarah dan mufakat.
“Kemarin calonnya cuma beliau saja (Eko Wulandanu), dan semua sepakat untuk memilihnya. Kami dari DPK Sebulu tentunya akan mendukung setiap program yang akan dikerjakan, apalagi program yang berhubungan dengan pemuda dan masyarakat umumnya. Perlu pembinaan kembali untuk membangkitkan ekonomi rakyat yang sempat mengalami grafik menurun selama pandemi,” ujarnya via selular kepada linimasa.co
Nonok berharap dengan kepimpinan Ketua KNPI yang baru, maka sinegitas dengan seluruh stakeholder dapat kembali terbina dan kembali berbuat untuk kepentingan masyarakat Kukar.
“Harapan kami agar program kerja dapat terlaksana dengan segera, terutama dalam hal penyambutan ibu kota negara baru. Kita harus siap baik dari segi ekonomi maupun sumber daya manusia,” tuturnya.
Pewarta Syahir














































