KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan inisiatif baru untuk memastikan para atlet tetap berkontribusi di dunia olahraga setelah masa aktif mereka berakhir. Melalui program pengembangan sumber daya manusia (SDM), Dispora mendorong para atlet pensiunan untuk mengambil peran sebagai pelatih atau perangkat pertandingan, seperti wasit, guna menjaga keberlanjutan karier mereka.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan peluang bagi atlet agar tetap terlibat dalam ekosistem olahraga daerah. “Kami ingin para atlet yang telah mengharumkan nama Kukar terus berkarya, baik sebagai pelatih maupun perangkat pertandingan,” katanya saat ditemui pada Selasa, 6 Mei 2025.
Ali menegaskan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mengemban peran baru ini. Baik pelatih maupun perangkat pertandingan tidak memiliki batasan usia, sehingga membuka pintu lebar bagi atlet senior untuk terus aktif. “Pengalaman mereka sebagai atlet adalah modal berharga. Mereka tahu persis apa yang dibutuhkan di lapangan, dan itu akan memperkaya proses pelatihan atau pengelolaan pertandingan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ali menyoroti bahwa peralihan dari atlet menjadi pelatih memiliki keunggulan tersendiri. “Atlet yang beralih menjadi pelatih membawa perspektif langsung dari pengalaman bertanding. Ini akan sangat membantu dalam membimbing generasi olahraga berikutnya,” ujarnya.
Dispora Kukar berkomitmen untuk terus mendukung para atlet yang telah berjasa bagi daerah. Dengan program ini, mereka tidak hanya dihargai atas prestasi masa lalu, tetapi juga diberi kesempatan untuk membentuk masa depan olahraga Kukar yang lebih gemilang.(adv)














































