TENGGARONG, Linimasa.co – Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dafip Haryanto membuka acara Seleksi Paduan Suara (Pandus) Gita Bahana Nusantara (GPN) Perwakilan Kukar dan Paduan Suara Gita Kumala Nusantara (GKN) Kukar 2024, Rabu (8/5/24) kemarin di Pendopo Odah Etam.
Hadir dalam acara tersebut adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kukar Markus Widjaya, Ketua Gita Bahana Nusantara Kukar, Tim Juri Gita Bahana Nusantara Pusat, Tim Juri Gita Kumala Nusantara Kukar, serta Para Guru Pendamping peserta.
Dalam sambutannya, Dafip menyampaikan pesan Bupati Edi Damansyah yang mengucapkan selamat datang kepada Tim Juri dari Pusat yang hadir pada kesempatan tersebut.
Dafip juga berpesan kepada para siswa/siswi yang mengikuti audisi/seleksi pada hari ini untuk senantiasa berusaha menampilkan yang terbaik.
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang, Pemerintah sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya sejak awal.
Berbagai proses persiapan telah dilakukan, mulai melakukan seleksi terhadap para personel yang akan terlibat, hingga latihan-latihan ketat dan rutin wajib dilakukan. Hal ini penting untuk melatih kesiapan dan mental para personel pada saat hari “H” nanti.
Salah satu acara puncak peringatan hari kemerdekaan RI yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat adalah kegiatan penaikan bendera dan penurunan bendera.
Pada acara penurunan bendera ini, salah satu mata acara yang akan ditampilkan adalah kelompok paduan suara yang terdiri dari siswa-siswi SLTA yang akan menyanyikan lagu-lagu nasional dan daerah secara medley.
Siswa dan siswi ini merupakan para pelajar yang telah dipilih melalui proses seleksi / audisi yang sangat ketat.
Dinilai dan dipilih oleh para Juri yang sangat kapabel dan berkompeten di bidang ini. Sehingga nantinya paduan suara ini beranggotakan siswa siswi yang secara kualitas vokalnya sudah memenuhi syarat.
Nantinya akan dipilih kurang lebih 30 orang siswa siswi, untuk menjadi Anggota paduan suara Gita Bahana Nusantara maupun Gita Kumala Nusantara.
Paduan suara inilah yang nantinya akan mengisi acara pada saat aubade, baik di tingkat Kabupaten maupun di tingkat Nasional.
Tentunya akan menjadi suatu kebanggan tersendiri tidak saja bagi siswa / siswi yang bersangkutan, tetapi juga menjadi kebanggaan sekolah, daerah dan tentunya orang tua.
Dafip berpesan kepada para siswa/siswi yang mengikuti audisi/seleksi pada hari ini untuk senantiasa berusaha menampilkan yang terbaik.
“Tumbuhkan rasa percaya diri yang kuat, dan tidak lupa untuk berdoa dan memohon restu dari orang tua. Bagi yang belum berhasil lolos pada seleksi kali ini untuk tidak berkecil hati dan putus asa. Masih banyak cara untuk sukses. Teruslah berlatih dengan giat, teruslah mencari peluang dan kesempatan lain untuk mengembangkan kompetensi dan bakat yang ada pada diri kalian masing-masing,” ujar Dafip.














































