Kutai Kartanegara, linimasa.co – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar mengadakan kunjungan kerja ke Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Selasa (12/10/2021).
Kunjungan Abdul Halim Iskandar ke Kukar masih merupakan rangkaian kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kalimantan Timur yang dilaksanakan di Planery Hall Convention Hall Samarinda, siang tadi.
Gernas BBI yang diresmikan Presiden Jokowi pada Mei lalu bertujuan mendorong mesyarakat untuk membeli produk-produk buatan UMKM dan ultra mikro lokal, untuk mendukung keberlangsungan bisnis sektor itu selama pandemi virus corona.
Dalam pidatonya Menteri Halim menyampaikan rencana untuk membangun komoditi ekspor lidi sawit ke berbagai negara dengan Kutai Kartanegara sebagai pusat produksinya.
“InsyaAllah minggu depan sudah dihubungi dengan Kementerian Maritim dan Investasi kemudian Kementrian Desa dan pihak penerima dari luar negeri” ucapnya di Aula Kantor Desa Bangun Rejo Kukar.
Dirinya berharap pemerintah desa segera melakukan pemutakhiran data guna mempermudah akses informasi tentang hal-hal yang terkait dengan desa di Kukar.

“Saya berharap agar pemutakhiran data berbasis SDGs Desa di desa Bangun Rejo segera dituntaskan” tegasnya.
Usai memberikan sambutan, Abdul Halim menerima souvenir hasil karya masyarakat Desa Bangun Rejo yang diserahkan langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah. Selain itu dirinya mengunjungi stand produksi masyarakat, sekaligus mencoba madu kelulut dan beberapa produk lainnya.

Sementara itu Bupati Kukar, Edi Damansyah berharap agar kunjungan Menteri Desa PDTT ini dapat memajukan industri kreatif masyarakat Kukar khususnya produk daur ulang.
“Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih kepada masyarakat Kukar terutama pembangunan SDM dan industri kreatif, sehingga masyarakat mampu mandiri dan berdaya guna,” ujar bupati Edi
Kunjungan Mendes Abdul Halim didampingi oleh Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan Sugito, Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Luthfiyah Nurlaela, dan dihadiri bupati Kukar, Pejabat Kecamatan, Pemerintah Desa dan staf.














































