Samarinda – Upaya penguatan ekonomi masyarakat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda. Kali ini, program dukungan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menyasar warga Kecamatan Sambutan yang dinilai layak melalui proses asesmen berlapis dari tingkat RT hingga kecamatan.
Camat Sambutan, Norbaiti Zatra, menyebutkan dua kelurahan yang warganya lolos verifikasi adalah Kelurahan Makroman dan Sungai Kapih. Salah satunya adalah usaha minuman Z Drink di Makroman yang kini mendapat bantuan modal sekaligus pendampingan tiga bulan penuh.
“Program ini sangat membantu karena tidak hanya memberi modal, tetapi juga ada pendampingan dan monitoring. Jadi usaha warga benar-benar diarahkan agar berkembang,” ujarnya.
Tercatat ada empat penerima manfaat di wilayah Sambutan, antara lain usaha peyek, toko sembako Z Mart, serta paket usaha minuman Z Drink. Menariknya, Z Drink dilengkapi gelas berbarcode yang memungkinkan pelanggan berdonasi langsung ke Baznas Samarinda, sehingga memberi manfaat ganda yakni ekonomi sekaligus sosial.
Ketua Baznas Samarinda, Ahmad Syahir, menegaskan program UMKM ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan zakat. Ia berharap penerima bantuan bisa naik kelas, dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat).
“Melalui survei, wawancara, dan penilaian usaha, kami menyalurkan bantuan antara Rp5 juta hingga Rp8 juta lebih. Selanjutnya, para penerima juga dibekali pelatihan dan evaluasi rutin,” jelasnya.
Senada, Kabag Kesra Setkot Samarinda, Fahrul Hamid, menilai langkah Baznas selaras dengan arahan Wali Kota agar dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar menyentuh masyarakat miskin ekstrem.
“Kolaborasi Pemkot dan Baznas adalah bentuk tanggung jawab bersama agar amanah muzaki tepat sasaran,” katanya.
Melalui program ini, diharapkan UMKM binaan mampu memperkuat ekonomi keluarga dan kelak turut serta dalam gerakan zakat, sedekah, serta kebaikan sosial di Kota Samarinda.














































