Kutai Kartanegara– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) selama hampir sembilan jam sejak Senin dini hari (12/5/2025), menyebabkan sejumlah titik mengalami tanah longsor dan banjir.
Salah satu kejadian longsor terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di jalan Gunung Loa Duri, poros Samarinda-Tenggarong, tepatnya di perbatasan Desa Loa Janan Ulu dan Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan.
Dalam video itu terlihat sebuah mobil berwarna putih yang hendak melintas, tiba-tiba dihantam tanah yang bergeser dari sisi kiri jalan, Tanah longsor tersebut turut menyeret satu tiang listrik hingga ambruk ke jalan.
Menanggapi kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Longsor di Gunung Loa Duri terjadi sekitar pukul 09.11 WITA. Kami langsung turun ke lokasi untuk mengevaluasi dan memastikan keamanan. Tidak ada korban jiwa,” ujar Abdal.
Namun, melihat potensi longsor susulan, pihak BPBD Kukar bersama instansi terkait segera melakukan pengalihan arus lalu lintas guna mencegah risiko kecelakaan lebih lanjut.
Tak hanya di Loa Duri, Abdal mengungkapkan bahwa beberapa wilayah lain juga mengalami bencana serupa. Di antaranya Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, serta perbatasan Loa Kulu Kota – Desa Jembayan yang juga dilanda tanah longsor.
Sementara itu, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, dilaporkan mengalami banjir, bersama dengan sejumlah titik lain di kota Tenggarong.
Menurut kronologi yang dijelaskan Abdal, hujan deras disertai angin mulai turun sejak pukul 03.30 WITA dan hampir merata di seluruh wilayah Kukar.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD Kukar telah mengerahkan personel untuk memasang baliho peringatan, serta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan rekayasa lalu lintas agar mencegah kemacetan dan kecelakaan.
“Saat ini kami juga sedang melakukan pembersihan jalan di jalur Gunung Loa Duri, dengan bantuan truk tangki air untuk membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan,” jelas Abdal.
Sebagai langkah antisipatif, ia mengimbau warga yang hendak bepergian dari dan menuju Kukar, khususnya dari arah Samarinda ke Tenggarong, agar menggunakan jalur alternatif.
“Situasi di lokasi masih sangat rawan. Kami minta masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintas, baik menggunakan mobil maupun sepeda motor,” tegasnya.
BPBD Kukar memastikan akan terus memantau situasi dan siap melakukan penanganan lebih lanjut apabila terjadi bencana susulan.














































