KUTIM – Peringatan hari jadi ke-13 komunitas suporter Bonek Sangatta Borneo (BSB) dirayakan dengan nuansa religius dan kepedulian sosial. Bertempat di Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Sangatta pada Minggu (22/2/2026) sore, BSB menggelar kegiatan buka puasa bersama dan berbagi sembako dengan para santri, sekaligus dihadiri Bupati Kutai Timur.
Kegiatan bertajuk “Ramadan sebagai Momentum Kebersamaan” tersebut diawali dengan pembacaan Surah Al-Baqarah ayat 183. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara, mencerminkan semangat kebersamaan yang ingin dibangun oleh komunitas suporter tersebut.
Ketua BSB, Ridwan, menyampaikan bahwa perayaan milad tahun ini sengaja dikemas dalam konsep yang lebih religius dan sosial. Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat solidaritas antaranggota sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut turut mendapat apresiasi dari Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Ia menyampaikan kebanggaannya terhadap komunitas pencinta sepak bola yang mampu mengisi bulan suci dengan kegiatan positif di lingkungan pesantren.
Dalam sambutannya, Bupati juga mengenang kedekatan historisnya dengan organisasi Hidayatullah sejak 1986, saat masih aktif di Pusat Studi Islam Mahasiswa (Puslima). Ia mengisahkan pengalaman berinteraksi langsung dengan para pengasuh di pusat hingga keterlibatannya dalam berbagai agenda kedinasan yang berhubungan dengan lembaga tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian, keluarga besar BSB bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pihak yayasan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pendidikan dan pembinaan santri di lingkungan pesantren.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah singkat dari Pembina Ponpes Hidayatullah, KH Amin Abdul Fatah, yang menyampaikan pesan tentang makna dan hakikat puasa sebagai sarana pembinaan diri dan penguatan solidaritas sosial.
Momentum kebersamaan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama, memperlihatkan keharmonisan antara unsur pemerintah daerah, komunitas suporter, serta tokoh agama. Perayaan milad BSB tahun ini pun menjadi bukti bahwa semangat sportivitas dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. (adv)














































