KUTIM – Upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional kini mulai bergeser ke daerah-daerah dengan potensi lahan yang luas dan tata kelola yang terukur. Kalimantan Timur (Kaltim), yang selama ini dikenal sebagai wilayah industri dan pertambangan, tampil sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan dalam penguatan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan pertanian berbasis presisi.
Inisiatif tersebut akan diangkat dalam Program Televisi Kisah Presisi tvOne edisi khusus bertajuk “Jalan Baru Ketahanan Pangan di Kutai Timur”, yang dijadwalkan tayang pada Minggu, 28 Desember 2025, pukul 11.30 WITA. Program ini menghadirkan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dengan fokus pembahasan pada keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui konsep industrial farming jagung yang terintegrasi dan berorientasi presisi.
Menjelang penayangan program tersebut, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa peran Polri dalam sektor pangan merupakan bagian dari strategi jangka panjang. Menurutnya, pendekatan industrial farming presisi menempatkan kepolisian tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai penggerak dan pengawal program strategis nasional, khususnya di daerah.
AKBP Fauzan menjelaskan, Kutai Timur dipilih sebagai salah satu lokasi pengembangan karena memiliki potensi lahan yang memadai, dukungan sumber daya manusia, serta kebutuhan riil untuk memperkuat sektor pangan berbasis pertanian jagung. Dalam pelaksanaannya, Polri berperan sebagai penghubung antar pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga kelompok tani, agar proses produksi dapat berjalan secara berkelanjutan dan terukur.
Program industrial farming jagung yang ditampilkan dalam Kisah Presisi menggambarkan penerapan pendekatan presisi secara menyeluruh, dari perencanaan lahan, pengelolaan masa tanam, hingga pengawasan distribusi hasil panen. Melalui peran tersebut, Polri memastikan tata kelola pertanian berjalan sesuai perencanaan sekaligus menjaga stabilitas dan kepastian di lapangan.
Bagi Kutai Timur, pengembangan pertanian jagung presisi ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya diversifikasi ekonomi dan penguatan ketahanan wilayah. Di tengah isu pangan global, daerah dengan kemampuan produksi lokal justru memiliki posisi strategis dalam peta ketahanan nasional.
Penayangan Kisah Presisi tvOne diharapkan dapat memberikan gambaran kepada publik tentang bagaimana kebijakan ketahanan pangan diterjemahkan ke dalam praktik nyata di daerah, sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lumbung pangan nasional. (adv)














































