KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mematangkan rencana pembangunan Gudang Perum Bulog sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan daerah. Fasilitas penyimpanan logistik pangan tersebut direncanakan berlokasi di wilayah Sangatta dan akan menjadi pusat cadangan pangan bagi Kutim.
Pembangunan gudang ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemkab Kutim dan Perum Bulog. Selama ini, pengelolaan cadangan pangan Kutim masih bergantung pada Gudang Bulog Samarinda, sehingga proses distribusi membutuhkan waktu lebih lama serta biaya yang relatif lebih besar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutim, Ery Mulyadi, menyampaikan bahwa pembangunan Gudang Bulog di Kutim telah masuk dalam daftar 50 program prioritas Bupati Kutim. Program tersebut juga selaras dengan kebijakan nasional Presiden Republik Indonesia yang menargetkan pembangunan 100 Gudang Bulog di berbagai daerah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan kurang lebih seluas tiga hektare. Sementara untuk pembangunan fisik gudang beserta sarana pendukungnya akan dilaksanakan oleh pihak Bulog,” ujar Ery saat memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) di Desa Himba Lestari, Senin (29/12/2025).
Ery menjelaskan, keberadaan gudang tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan beras, tetapi juga akan menampung berbagai komoditas pangan strategis lainnya. Dengan demikian, pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Kutim secara lebih optimal.
“Selama ini, beras dan stok pangan masih didatangkan dari Samarinda. Jika gudang sudah beroperasi di Sangatta, proses distribusi akan menjadi jauh lebih cepat dan efisien,” jelasnya.
Selain meningkatkan efisiensi distribusi, pembangunan Gudang Bulog di Kutim juga dinilai sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan pasokan akibat faktor cuaca maupun kondisi geografis. Dengan tersedianya stok pangan di dalam daerah, pemerintah memiliki ruang gerak yang lebih luas dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap pembangunan gudang tersebut dapat berjalan sesuai dengan rencana serta mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Keberadaan Gudang Bulog di Kutim diyakini akan menjadi salah satu penopang penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv)













































