Samarinda — Upaya meningkatkan kualitas tempat tinggal warga kurang mampu terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Samarinda. Bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, lembaga pengelola zakat tersebut menyalurkan bantuan renovasi rumah tidak layak huni dengan meninjau langsung lokasi penerima manfaat, Selasa (16/12/2025).
Penyaluran bantuan dipimpin Ketua BAZNAS Kota Samarinda Ahmad Syahir Idris, didampingi Wakil Ketua II Ahmad Imam Royani, serta tim pelaksana. Sejumlah rumah warga di beberapa kawasan menjadi sasaran program, termasuk di Kecamatan Samarinda Utara.
Ahmad Syahir Idris mengatakan, program renovasi ini menyasar warga yang masuk kategori mustahik dan memiliki rumah sendiri, namun kondisi bangunannya tidak memenuhi standar keselamatan. Kerusakan yang ditemukan umumnya berupa atap bocor, material dinding yang lapuk, hingga struktur bangunan yang melemah.
“Hunian dengan kondisi seperti itu berpotensi membahayakan penghuni. Karena itu, kami hadir untuk membantu memperbaiki sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Renovasi dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan masing-masing rumah. Perbaikan mencakup penggantian atap, pembenahan dinding, penguatan struktur penyangga, serta perbaikan lantai di beberapa bagian. Dengan renovasi tersebut, rumah diharapkan kembali layak dan aman ditempati.
Besaran bantuan yang diberikan bersifat variatif, disesuaikan dengan kondisi bangunan dan kebutuhan material. Nilainya berkisar dari puluhan juta rupiah, baik di bawah maupun di atas Rp50 juta per unit rumah.
Program ini merupakan hasil sinergi BAZNAS Kota Samarinda dan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, serta sebelumnya mendapat dukungan dari BAZNAS RI. Pelaksanaannya juga melibatkan partisipasi masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang membutuhkan.
Melalui program ini, BAZNAS Samarinda mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Dana yang dihimpun akan dikelola dan disalurkan sesuai ketentuan, khususnya kepada delapan golongan penerima zakat.
“Partisipasi masyarakat sangat penting agar manfaat zakat bisa dirasakan lebih luas dan tepat sasaran,” ujar Ahmad Syahir Idris.














































