Sangata – Sebanyak 63 atlet pelajar dari lima cabang olahraga (cabor) resmi dilepas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2025 yang digelar di Penajam Paser Utara (PPU). Pelepasan kloter pertama ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu pagi (15/11/2025), dipimpin langsung Kepala Dispora Kutim, Basuki.
Cabor yang diberangkatkan lebih awal meliputi pencak silat, atletik, taekwondo, woodball, dan karate. Keputusan mempercepat keberangkatan mereka tak lepas dari jadwal pertandingan yang lebih dulu dimulai di venue masing-masing.
“Kalau atlet karate menggunakan mobil biasa menuju Balikpapan karena venue mereka di sana. Sedangkan yang lain menggunakan bus besar dan langsung menuju PPU,” papar Basuki usai melepas rombongan.
Ia menambahkan, kloter pertama ini menjadi pembuka dari gelombang atlet Kutim yang akan bertanding di POPDA.
“Untuk kloter kedua akan dilepas langsung Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, pada tanggal 18 November nanti,” ujarnya.
Harapan Medali dan Kebanggaan Daerah
Di tengah semangat yang membara, Basuki tak lupa menyematkan pesan motivasi kepada para atlet muda.
“Kami berharap adik-adik bisa menyumbangkan medali dan membanggakan Kutim,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Harapan itu bukan tanpa dasar. Para atlet telah menjalani pemusatan latihan intensif selama berbulan-bulan di bawah bimbingan pelatih berpengalaman. Beberapa di antaranya bahkan pernah meraih prestasi di tingkat provinsi pada ajang serupa tahun sebelumnya.
Persiapan Matang, Target Realistis
Meski POPDA bukan ajang nasional, Dispora Kutim tetap menargetkan peningkatan perolehan medali dibanding edisi sebelumnya.
“Kami tidak muluk-muluk, tapi minimal masuk lima besar klasemen medali,” ungkap salah satu official tim yang enggan disebut namanya.
Pelepasan kloter pertama ini juga menjadi sinyal kesiapan Kutim sebagai kabupaten penghasil atlet berbakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, para pelajar diharapkan mampu menunjukkan taji di tengah persaingan ketat antarkabupaten/kota se-Kaltim.
Menuju Puncak Prestasi
POPDA 2025 di PPU dijadwalkan berlangsung mulai 20 November mendatang. Ajang ini tidak hanya menjadi pesta olahraga pelajar, tapi juga wadah pembinaan bibit unggul yang kelak akan mewakili Kaltim di level nasional.
Dari Sangatta Utara, 63 atlet muda ini membawa nama besar Kutai Timur di pundak mereka. Satu medali emas, perak, maupun perunggu, akan menjadi bukti nyata bahwa investasi daerah pada pembinaan olahraga pelajar tak sia-sia.














































